Falcon Heavy: Roket terkuat di dunia milik Elon Musk berhasil diluncurkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM - Roket Falcon Heavy, yang dimiliki pengusaha Amerika Serikat, Elon Musk, berhasil diluncurkan dari Pusat Antariksa Kennedy di Florida. Roket terkuat itu melesat ke luar angkasa tanpa insiden, setelah sejumlah kalangan menyebutnya sebagai uji terbang yang berisiko. "Saya punya bayangan ledakan raksasa di tempat peluncuran, lalu ada ban menggelinding di jalan. Namun, untungnya bukan itu yang terjadi," papar Musk kepada wartawan sesudah peluncuran. BBC Melalui uji terbang ini, Falcon Heavy mengincar predikat sebagai moda transportasi paling kuat ke luar angkasa. Roket tersebut dirancang mengangkut beban seberat 64 ton—yang setara dengan lima bus tingkat London—ke lingkaran orbit Bumi rendah. Adapun yang dimaksud dengan lingkaran orbit bumi rendah adalah lingkaran edar di sekeliling bumi dengan ketinggian 2.000 kilometer di atas permukaan laut. Menurut Musk, Falcon Heavy bisa mengangkut bobot lebih dua kali lipat dari Delta IV Heavy—yang sejak 2004 menyandang gelar roket terkuat di dunia—namun dengan biaya pembuatan sepertiga dari ongkos Delta IV Heavy. Untuk uji terbang ini, Elon Musk memasukkan mobil sports Tesla berwarna merah. Kemudian di dalam ruang kemudi, dia memasang manekin berpakaian astronaut dan lagu Space Oddity yang dinyanyikan mendiang David Bowie secara terus-menerus. Jika semua tahapan berhasil—yang akan diketahui 6,5 jam setelah peluncuran—mobil Tesla dan penumpangnya akan dikirim mengelilingi Matahari hingga Planet Mars. Reuters Elon Musk menilai dunia antariksa akan berubah drastis seiring dengan teknologi baru yang memungkinkan ongkos pembuatan roket lebih murah dan efisien. Apa yang bisa diangkut Falcon Heavy? Satelit-satelit intelijen dan militer AS dalam ukuran yang lebih besar. Selama ini ukuran satelit disesuaikan dengan daya angkut roket. Satelit dalam jumlah lebih banyak. Musk pernah mengusulkan penciptaan jaringan ribuan pesawat antariksa untuk mengantarkan broadband ke seluruh dunia. Robot-robot berukuran lebih besar dan lebih cerdas untuk dikirim ke Planet Mars atau ke planet lain, seperti Jupiter, Saturnus, dan bulan-bulan planet tersebut. Teleskop berukuran besar. Pengganti Teleskop Hubble, yaitu Teleskop Antariksa James Webb, harus dilipat seperti origami agar bisa masuk ke roket pendorong tahun depan. Selain jumlah dan bobotnya, biaya angkutan ke luar angkasa bisa ditekan mengingat roket pendorong Falcon Heavy dapat dikembalikan ke Bumi dan digunakan lagi. Getty Images Dua roket pendorong Falcon Heavy mendarat di pesisir Florida sebelah selatan tempat peluncuran Kennedy Dalam uji terbang, setelah Falcon Heavy melesat, tiga dari roket pendorongnya kembali ke Bumi. Dua mendarat di pesisir Florida sebelah selatan tempat peluncuran Kennedy, lainnya bakal mendarat di kapal drone beberapa ratus kilometer lepas pantai. Hal itu, menurut Elon Musk, sepenuhnya mengubah teknologi antariksa. "Roket pendorong yang berat akan tamat," kata Musk. "Ibaratnya seperti mencoba menjual pesawat. Ada suatu perusahaan pesawat punya pesawat yang bisa digunakan lagi, sedangkan perusahaan lain punya pesawat sekali pakai yang jatuh menggunakan parasut dan jatuh entah di mana. Mungkin terdengar gila, tapi begitulah bisnis roket," paparnya. (cr/trbnws)
Tag :

Berita Terbaru

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo  ‎

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo ‎

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Terdakwa kasus dugaan korupsi CSR TPA Winongo, Rochim Ruhdiyanto, mengaku mendapat perintah lisan dari Wali Kota Madiun nonaktif Mai…

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya menekan lonjakan kasus penyakit tidak menular (PTM) yang terus membebani pembiayaan kesehatan menjadi perhatian serius. Untuk i…

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Arus lalu lintas di perempatan Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun tampak semrawut setelah lampu lalu lintas di lokasi tersebut padam …

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…