Peringatan Tsunami Palsu di Amerika

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Peringatan tsunami tiba-tiba muncul pada telepon genggam warga yang tinggal di pantai timur dan pantai teluk Amerika Serikat (AS). Warga yang tinggal di Maine hingga Texas pun dibuat terkejut dan bingung oleh peringatan tsunami, yang ternyata palsu ini. Seperti dilansir Reuters, Rabu (7/2/2018), peringatan palsu ini dikirimkan oleh perusahaan prakiraan cuaca swasta AccuWeather. Pihak AccuWeather menyalahkan Badan Prakiraan Cuaca AS (NWS) atas insiden ini. "Yikes! Peringatan itu tentu tidak ingin Anda lihat ketika Anda tinggal di lokasi dengan ketinggian kurang dari 10 kaki (3 meter) di atas permukaan laut," ucap salah satu warga, Trish Milburn, yang juga penulis novel romansa yang tinggal di Florida, Pantai Teluk AS. Belakangan diketahui bahwa peringatan tsunami palsu itu muncul saat uji coba sistem NWS mengalami kekacauan pada Selasa (6/2) pagi waktu setempat. Dalam pernyataannya, NWS menyebut divisi Pusat Peringatan Tsunami Nasional sedang melakukan uji coba rutin bulanan yang salah dimengerti dan yang memicu kebingungan warga berbagai kota hingga sejauh Boston dan Houston. "Pesan uji coba itu dikeluarkan oleh sedikitnya satu sektor perusahaan swasta sebagai Peringatan Tsunami resmi, berdampak pada laporan meluas soal peringatan tsunami yang diterima via telepon genggam dan media lainnya di sepanjang Pantai Timur, Teluk Meksiko dan Karibia," sebut NWS dalam pernyataannya. Setidaknya beberapa orang yang meng-klik pesan peringatan tsunami itu untuk membacanya secara penuh, bisa melihat adanya diclaimer bahwa pesan ini hanyalah uji coba. Tidak diketahui pasti ada berapa warga yang melihat pesan peringatan tsuanmi palsu ini. Dalam pernyataan terpisah, pihak AccuWeather menyebut NWS secara salah memberikan kode 'peringatan sungguhan' untuk pesan uji coba itu, sehingga membuat bingung sistem peringatan otomatis. AccuWeather menyebut pihaknya telah memberi peringatan kepada NWS pada tahun 2014 atas kerapuhan sistemnya usai kesalahan serupa terjadi saat itu. "AccuWeather memiliki sistem paling canggih untuk menyebarkan peringatan tsunami NWS yang didasarkan pada pemindaian komputer lengkap terhadap kode yang digunakan NWS. Sementara kata 'TEST' ada di bagian kop, kode sebenarnya yang dibaca komputer menggunakan kode untuk peringatan sungguhan yang mengindikasikan itu peringatan sungguhan," jelas AccuWeather. Menanggapi hal itu, NWS menegaskan bahwa penyelidikan pihaknya mengkonfirmasi pesan peringatan itu diberi kode sebagai uji coba, bukan sungguhan. Namun NWS menyatakan pihaknya akan menyelidiki mengapa sistem tidak mengenali kode uji coba itu. "Kami akan terus bekerja dengan mitra-mitra kami untuk mencegah hal ini terulang kembali," tegas NWS. Insiden serupa pernah terjadi saat peringatan serangan rudal palsu menggegerkan warga Hawaii, bulan lalu. Petugas yang bertanggung jawab atas peringatan palsu itu telah dipecat otoritas Hawaii. (dt/cr)
Tag :

Berita Terbaru

Maidi Disebut Langgar Aturan Mekanisme Tanggung Jawab Sosial  ‎

Maidi Disebut Langgar Aturan Mekanisme Tanggung Jawab Sosial ‎

Rabu, 24 Jun 2026 15:47 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:47 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta sidang dugaan korupsi berkedok corporate social responsibility (CSR) yang menyeret Wali Kota Madiun nonaktif Maidi kembali men…

Peringati HLUN 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Lansia PC Muslimat NU Kota Kediri Nikmati Bepergian dengan Kereta Api

Peringati HLUN 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Lansia PC Muslimat NU Kota Kediri Nikmati Bepergian dengan Kereta Api

Rabu, 24 Jun 2026 15:25 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kegiatan tersebut  merupakan bentuk komitmen PT KAI Daop 7 Madiun dalam menghadirkan layanan transportasi yang ramah lansia. …

Anak Mantan Bupati, Selewengkan Dana Hibah Covid Rp 68 Miliar

Anak Mantan Bupati, Selewengkan Dana Hibah Covid Rp 68 Miliar

Rabu, 24 Jun 2026 15:10 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Anggota DPRD Kabupaten Sleman Raudi Akmal , telah ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi hibah pariwisata Kabupaten Sleman…

Raffi Ahmad, Lirik Rp 429,25 miliar dari IPO

Raffi Ahmad, Lirik Rp 429,25 miliar dari IPO

Rabu, 24 Jun 2026 15:02 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selebritas Raffi Ahmad, melalui PT RANS Intertainmen Indonesia Tbk (RANS) masuk dalam antrean pencatatan perdana saham atau…

Michael, Pernah Dinobatkan The Best CEO of Innovation

Michael, Pernah Dinobatkan The Best CEO of Innovation

Rabu, 24 Jun 2026 14:58 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Nama Michael Steven bukan sosok baru di industri jasa keuangan Indonesia. Melansir berbagai sumber, ia dikenal sebagai pendiri PT…

Messi, Semakin Sulit Disaingi

Messi, Semakin Sulit Disaingi

Rabu, 24 Jun 2026 14:55 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 14:55 WIB

"Ada saat-saat di mana saya benar-benar marah karena gagal mengeksekusi penalti, tetapi saya berhasil menebusnya."Lionel Messi, Kapten Timnas…