Film 'YOWIS BEN' Banyak Dihujat , Ini Jawaban Tegas Bayu Skak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapanlagi.com - Bayu Skak masuk ke ranah yang cukup baru baginya. Youtuber ini membuat naskah untuk filmnya sendiri yang berjudul YOWIS BEN yang akan tayang pada tanggal 22 Februari 2018 mendatang. Karena dirinya berasal dari Malang, Jawa Timur, maka Bayu menggunakan 90% dialog bahasa Jawa di film ini. Karena konsep film tersebut terbilang tidak umum, jadilah Bayu mendapatkan serangan haters. Banyak yang menyebut dialog orang Jawa adalah dialog TKI, bahkan menyebutkan jika filmnya berpotensi memecah belah bangsa. Lantas, bagaimana pendapatnya mengenai tudingan haters ini?, Bayu mengatakan jika hal tersebut normal, dan malah semakin memacunya untuk membuktikan jika tudingan haters tersebut salah. "Menurut saya itu normal sih. Dan ini adalah sebuah pembuktian. Banyak orang yang meremehkan budaya kami. Misalnya ada drama di TV, yang pakai gombal (kain serbet/lap) kan Wong Jowo. Itu kan dietrek-etrek. Bangsa kami diremehkan. (Kesannya) Orang Jawa ya pembantu. Tapi ini kan kita mencoba sesuatu yang besar, ini pembuktian. Bahwa orang Jawa, cerita yang saya tulis ini bisa tayang di bioskop seluruh Tanah Air, ini pembuktian," ungkapnya. Dirinya juga menyebutkan berbagai hujatan yang diterimanya di media sosial. Mulai dari hujatan kepada dirinya pribadi, hingga olok-olokan kepada seluruh bangsa Jawa. Wah banyak sekali ya. Kalau misalnya kalian bilang ke saya, saya goblok, saya oon itu nggak masalah, saya sering seperti itu. Tapi kalau bilangnya, di komen-komen (sosial media) yang bikin sakit hati itu, 'Jawa goblok nih', kan itu berarti seluruh orang Jawa kalian olok-olok. Jangan digituin dong," tutupnya. (kl/cr)
Tag :

Berita Terbaru

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo  ‎

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo ‎

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Terdakwa kasus dugaan korupsi CSR TPA Winongo, Rochim Ruhdiyanto, mengaku mendapat perintah lisan dari Wali Kota Madiun nonaktif Mai…

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya menekan lonjakan kasus penyakit tidak menular (PTM) yang terus membebani pembiayaan kesehatan menjadi perhatian serius. Untuk i…

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Arus lalu lintas di perempatan Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun tampak semrawut setelah lampu lalu lintas di lokasi tersebut padam …

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…