Pelaku Pembunuhan Istri dan Anak di Tangerang Diperiksa Kejiwaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Polisi akan memeriksa kondisi kejiwaan Muchtar Effendi alias Pendi (60) yang menjadi tersangka kasus pembunuhan istri dan kedua anak tirinya di Perumahan Taman Kota Permai 2, Priuk, Tangerang, Banten. Pendi sedang dirawat di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, karena menderita luka tusuk dalam peristiwa pembunuhan tersebut. Berdasarkan keterangan polisi, Pendi saat itu berusaha bunuh diri setelah membunuh istri dan dua anak tirinya. "Kami terus berkoordinasi dengan pihak RS Polri untuk memantau perkembangannya (Pendi) dan nantinya melakukan tes kejiwaan pada diri tersangka," kata Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan, Kamis (15/4/2018). Tes kejiwaan tersebut dilakukan setelah kondisi Pendi membaik. Menurut Harry, sampai saat ini, Pendi masih dalam keadaan lemah akibat luka tusuk yang dilakukannya sendiri. Polisi juga akan menggali informasi terkait alasan Pendi membunuh dua anak tirinya. Sejauh ini, masih belum jelas motif Pendi menghabisi nyawa kedua anak tirinya tersebut. "Belum ada keterangan dari tersangka mengapa membunuh anak-anak tirinya. Yang jelas, pada saat peristiwa itu terjadi semuanya memang ada di rumah. Mengapa dibunuh masih akan kami tindak lanjuti," ujar Harry. Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Senin lalu. Korban tewas adalah istri tersangka bernama Emah (40) dan kedua anak tirinya, Nova (19) dan Tiara (11). Dari keterangan polisi, pembunuhan itu bermula dari pertengkaran terkait ketidaksetujuan Pendi atas pembelian mobil yang dilakukan Emah. "Jadi, tiga hari sebelum pembunuhan, keduanya terlibat cekcok karena tersangka ini tidak mau memberikan uang cicilan untuk membayar mobil yang dibeli Emah. Dari situ tersangka terus bertengkar dan berniat membunuh istrinya tersebut," kata Harry. (kp/cr)
Tag :

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…