Ratusan Rumah di Kabupaten Kediri Terendam Banjir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sedikitnya 200 rumah di Desa Ngablak, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri terendam banjir, Kamis (22/2/2018). Ratusan rumah milik warga tersebut terendam banjir usai tanggul sungai di desa setempat jebol. Dari informasi yang dihimpun, kejadian tanggul jebol sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Akibat hujan deras tanggul sungai Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri mengalami jebol. Pemukiman warga yang lokasinya tak jauh dari sungai langsung terendam akibat air kiriman dari sungai tersebut. Akibat kejadian itu, rumah hingga sekolah di desa tersebut terendam air setinggi 30 centimeter. Fatkhurozi, salah satu warga setempat mengatakan, banjir terjadi sekitar tengah malam. Saat itu hujan mengguyur kawasan tersebut. "Saat itu sedang hujan deras. Tiba-tiba air sedikit demi sedikit masuk kerumah hingga setinggi 30 centimeter. Ternyata air tersebut disebabkan karena tanggul sungai di Desa Maron Jebol," ujarnya di lokasi. Sementara, akibat jebolnya tanggul tersebut, empat dusun di Desa Ngablak bahkan tergenang air lebih dari 30 centimeter. Empat dusun itu yakni Dusun Bagol, Dusun Tanjung, Dusun Jajar. Tak jauh dilokasi jebolnya tanggul, terdapat tujuh Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di perumahan ASABRI juga ikut terdampak dan dievakuasi. Tak hanya pemukiman warga, ratusan siswa SDN 1 Ngablak terpaksa diliburkan karena sekolah mereka ikut terendam air. Sementara itu, Kepala Desa Ngablak, Sukiman mengaku, sedikitnya 200 rumah warga terdampak banjir kiriman. Pemerintah desa dan kecamatan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri sedang berusaha menutup tanggul yang jebol dengan menggunakan karung pasir. "Saat ini warga mengungsi ke rumah keluarganya masing-masing. Kita bersama warga dan BPBD dalam waktu cepat berusaha menutup tanggul tersebut," tandasnya. Diketahui, banjir akibat yanggul sungai jebol yang menggenangi ratusan rumah di Desa Ngablak imi merupakan kejadian kali kedua. Banjir seperti itu pernah terjadi pada tahun 1960 silam. Namun, kali ini menurut warga merupakan banjir terparah meski tidak ada korban jiwa. Can
Tag :

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…