Kapolri Perintahkan Jajarannya Jaga Ulama

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Bandung - Aparat kepolisian diinstruksikan menjaga seluruh pondok pesantren dan tempat aktivitas keagamaan. Instruksi ini tidak lepas dari maraknya teror dan penyerangan kepada para tokoh agama dalam beberapa pekan terakhir. Tercatat sejak awal tahun ini telah ada 21 kasus penyerangan kepada tokoh agama yang menimbulkan korban luka dan meninggal dunia. Kapolri Jenderal Pol M Tito Karnavian memerintahkan seluruh jajaran kepolisian meningkatkan penjagaan bagi para ulama dan tokoh agama di Tanah Air. Anehnya sebagian besar pelaku penyerangan adalah orang diduga mengalami gangguan jiwa. “Saya instruksikan seluruh jajaran bergandengan tangan dengan umat Islam, jaga persatuan dan kesatu an bangsa Indonesia. Jalin silaturahmi yang baik dengan Persis di seluruh Indonesia. Jaga ulama, ustaz, pondok pesantren, dan tempat-tempat akti vitas keagamaan,” kata Tito saat memberikan sambutan dalam acara Silaturahmi Akbar Jamaah Persatuan Islam (Persis) di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, kemarin. Tito mengungkapkan upaya peningkatan penjagaan kepada para ulama dan tokoh agama ini bertujuan menciptakan rasa aman di kalangan umat beragama di Indonesia. Apalagi dalam beberapa waktu terakhir mun cul beberapa kasus penyerangan kepada tokoh agama yang meresahkan masyarakat. “Upaya penjagaan ini bisa di lakukan salah satunya dengan meningkatkan intensitas sila turahmi antara aparat keamanan dengan para tokoh agama,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, Kapolri mengungkapkan rasa syukurnya bisa bersilaturahmi dengan pimpinan dan anggota Persis. Menurutnya Persis bagian penting dalam sejarah berdirinya negara Republik Indonesia dan dalam mengisi kemerdekaan, terutama di bidang pendidikan dan dakwah. “Saya mengajak bapak ibu sekalian, mari bergandengan tangan untuk mengisi kemerdekaan yang telah bapak ibu dan pendiri bangsa kita ini dirikan. Cukup banyak tantangan yang kita hadapi baik internal maupun eksternal,” katanya. Pria asli Palembang itu berharap agar umat beragama Indonesia selalu menjaga persatuan dan kesatuan. Menurutnya di tengah keragaman suku, agama, dan ras di Indonesia, berbagai potensi perpecahan mudah muncul. Oleh karena itu dibutuhkan kesadaran semua pihak agar selalu tenggang rasa dan tidak mudah diadudomba. “Kita tentunya mengharapkan bangsa ini tetap utuh dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jangan sampai bangsa ini seperti Uni Soviet dan Yugoslavia yang sudah berantakan. Atau menjadi kisruh seperti Irak dan Suriah yang menyedihkan kita semua,” tutur Tito. Dalam kesempatan itu, Tito mengungkapkan rasa bersyukur karena bisa berkumpul dengan keluarga besar Persis dalam acara tersebut. Silaturahmi akbar itu dihadiri ribuan anggota Persis dari seluruh Indonesia.sn
Tag :

Berita Terbaru

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Darma Lautan Utama (DLU) menggelar acara buka puasa bersama mitra usaha, agen, dan ekspedisi dengan mengusung tema “Tebar Keb…

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Mendes PDT, Stop Ekspansi ke Desa   Mendag, Minta Indomaret dan Alfamart Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih    PDIP Dukung Rencana Penghentian Indomaret d…

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Anak Buahnya, Edward Corne (EC) selaku eks VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga, Divonis 10 tahun penjara    SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks D…

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Kamis (26/2/2026) sore kemarin, KPK menetapkan seorang pegawai Bea Cukai, Budiman Bayu Prasojo (BBP), sebagai tersangka baru kasus s…

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dengan perpanjangan ini, ia berharap bunga kredit makin kompetitif sehingga penyaluran kredit UMKM bisa lebih kencang tahun ini.…

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini keluarga mampu alias keluarga kaya diminta tak mengambil beasiswa penuh. Hal ini dimaksudkan agar anggaran beasiswa bisa…