Desak Penghentian SARA dalam Kontestasi Politik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Surabaya - Memasuki awal tahun ini, kondisi beragama dan berkeyakinan di Indonesia mengalami ujian. Terdapat beberapa tindakan kekerasan yang menyasar umat beragama dan tempat Ibadah. Di Jawa Timur sendiri, setidaknya terdapat beberapa kejadian kekerasan juga yang dialami oleh para pemuka agama maupun tempat ibadah. Di Tuban terdapat pengrusakan Masjid, di Lamongan terdapat serangan kepada K.H. Hakam Mubarok, dan di Lumajang terdapat pengerusakan patung di Pura Mandaragiri. Terakhir, di Kediri terdapat perilaku mencurigakan yang mengarah pada kekerasan yang terjadi di Pondok Pesantren Al Falah, Kediri. Uniknya, beberapa pelaku kekerasan dan pengerusakan tersebut diduga gila. Di media sosial, gambar dan video tentang tindak kekerasan ini juga berusaha diviralkan dan dipersandingkan dengan isu-isu lainnya semisal kebangkitan Komunis. Peristiwa ini tentu tidak dapat begitu saja dibaca secara parsial dan harus disikapi dengan hati-hati dan cermat. Hal ini dikarenakan tahun 2018 dan 2019 ini merupakan tahun politik dimana terdapat kontestasi antara elit politik. Patut diduga, beberapa pihak memanfaatkan isu sensitif kebebasan dan berkeyakinan ini untuk mendulang untung pada kontestasi politik yang akan dijalankan Semuanya itu tentu saja sangat membahayakan kehidupan beragama dan berkeyakinan, terlebih Jawa Timur memiliki permasalahan dan catatan peristiwa kekerasan terkait penganut agama dan berkeyakinan. Atas berbagai hal tersebut diatas, pada Hari Selasa (27/2), Aliansi kebebasan Beragama dan Berkeyakinan Jawa Timur memberikan desakan kepada pemerintah untuk melakukan beberapa tindakan. Bertempat di Universitas Airlangga, Wachid Habibullah selaku perwakilan dari aliansi tersebut, membeberkan bahwa desakan tersebut diantaranya adalah agar Polisi segera mengambil langkah-langkah yang efektif dalam penegakan hukum supaya pelaku kekerasan bisa diamankan dan motif pelaku dapat segera diungkap dengan seterang-terangnya. "Juga mengambil langkah-langkah penindakan hukum yang efektif jika terdapat pihak-pihak tertentu yang memproduksi berita hoaxyang mengarah pada ancaman terhadap kerukunan antar umat beragama dan berkeyakinan," jelasnya. "Para Kandidat (maupun para tim suksesnya) pada kontestasi politik untuk tidak menggunakan isu SARA dalam perhelatan politik. Juga agar mereka memasukkan perlindungan terhadap kelompok rentan dan minoritas (agama, perempuan, anak-anak, difabel, kelompok miskin) dalam visi politiknya," tegasnya lebih lanjut. Pada kesempatan tersebut, Wachid juga mengimbau agar segenap kelompok umat beragama dan berkeyakinan untuk saling menahan diri dan waspada. "Terlebih lagi pada setiap bentuk provokasi yang terjadi dan melakukan klarifikasi dengan sungguh-sungguh terhadap setiap informasi yang mengancam kebebasan beragama dan berkeyakinan," pungkasnya.ifw
Tag :

Berita Terbaru

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat t…

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…