Sungai Sempit dan Dangkal, Penyebab Banjir Bandang Dompu NTB

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Banjir bandang melanda wilayah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). Banjir akibat meluapnya Sungai Rabalaju merendam ribuan rumah warga pada Minggu (4/3) dan sudah surut pada hari ini. Bupati Dompu Bambang M Yasin menjelaskan, banjir disebabkan oleh penyempitan dan pendangkalan Sungai Rabalaju. Volume air yang meningkat akibat hujan deras dari hulu tidak mampu ditampung sehingga air meluap ke permukiman warga. "Ini bukan (seperti-red) banjir bandang yang terjadi di beberapa tempat di Indonesia yang airnya turun dari gunung menghantam apa aja yang ada. Jadi ini air yang melipah dari dalam sungai. Kenapa? Karena volume air besar dan sungai kita semakin sempit dan dangkal. Seperti kita tahu, Sungai Rabalaju ini adalah sungai tampungan dari beberapa sungai yang hulunya di wilayah Kabupaten Bima," kata Bambang dalam jumpa pers di Pendopo Dompu, Selasa (06/03/2018). Sosok yang akrab disapa HBY ini mengatakan, permukiman di sepanjang Sungai Rabalaju terendam air. Di antaranya Kelurahan Potu, Soriwono, Kelurahan Karijawa Kampo Rato, Kelurahan Simpasai tepatnya di sekitar lingkungan Manggemaci, Kelurahan Kandai II dan Desa Wanwonduru. Banjir di Kabupaten Dompu NTB Foto: Banjir di Kabupaten Dompu NTB (dok BPBD Dompu) Hal yang sama juga dikatakan Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I, Asdin Junaidin. Menurutnya, hampir semua sungai yang ada di Kabupaten Dompu mengalami penyempitan. "Besok kami akan coba menata kembali dinding sungai yang ada ini. Memang perlu diperkuat tebingnya, hampir 10 kilometer di Sungai Rabalaju untuk diperbaiki dan sekaligus untuk menormalisasikan sungainya," ujarnya di lokasi yang sama. Bupati Dompu telah menetapkan masa tanggap darurat selama 3 Hari mengingat kondisi dan situasi pasca banjir secara umum tidak begitu parah. Mulai hari ini, Pemda Dompu juga akan melakukan survei secara lebih detail untuk memutuskan, pekerjaan apa saja yang akan dikerjakan untuk menghindari banjir susulan. Wilayah Soriwono akan menjadi perhatian Pemda, karena selalu menjadi langganan banjir. (dtk/01)
Tag :

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…