Penerima Bantuan JKN Akan Ditambah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Jakarta - Warga miskin yang menerima bantuan rencananya ditambah dari 92,3 juta jiwa menjadi 107 juta jiwa. Menteri Kesehatan (Menkes) Nila FA Moeloek mengatakan, Kementerian Sosial (Kemensos) sudah mendata ada 107 juta penduduk miskin dan Kemenkes menindak lanjutinya dengan memasukkan mereka ke dalam daftar PBI. Pemerintah berencana menambah jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari kelompok penerima biaya iuran (PBI) pada tahun depan. Pemerintah, ungkap Menkes, menargetkan Universal Health Coverage (UHC) bisa tercapai 95�ri total penduduk pada 2019. UHC merupakan keadaan di mana setiap penduduk akan menerima upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif tanpa ada kekhawatiran kesulitan finansial dalam mengakses kesehatan. Saat ini, jumlah peserta JKN mencapai 192.029.645 jiwa. “Data 107 juta penduduk dari Kemensos dan semua akan didaftarkan ke PBI. Kami pun optimistis target UHC bisa tercapai,” tandas Nila FA Moeloek saat Raker Kesehatan Nasional di Tangerang, Banten, kemarin. Menkes menyampaikan, program JKN mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan. Hal ini terbukti dari tingginya angka pemanfaatan JKN oleh peserta, yakni 219,6 juta kunjungan sampai akhir 2017. Tingginya angka pemanfaatan di hilir alur sistem pembangunan kesehatan harus diimbangi dengan kecukupan jumlah dan distribusi fasilitas pelayanan kesehatan. Baik fasilitas di tingkat primer maupun rujukan. “Penguatan fasilitas layanan kesehatan menjadi salah satu komitmen utama pemerintah untuk menjaga kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” tandasnya. Sementara di hulunya, lanjut Nila, ada peluang besar dari sisi demografi, yakni belasan tahun mendatang diprediksikan jumlah penduduk usia produktif menjadi sangat besar. Menurut dia, saat ini merupakan kesempatan emas untuk memperbaiki status kesehatan masyarakat. Utamanya mempersiapkan generasi yang akan lahir di tahun depan dan tahun-tahun mendatang agar status kesehatannya baik, bertumbuh kembang secara optimal, dan bebas dari risiko penyakit tidak menular. “Serta terlindungi dari berbagai penyakit infeksi yang membahayakan atau mengancam jiwanya,” katanya.tng
Tag :

Berita Terbaru

SPMB SD Surabaya Rampung, Seleksi SMP Masuk Tahap Afirmasi dan Mutasi

SPMB SD Surabaya Rampung, Seleksi SMP Masuk Tahap Afirmasi dan Mutasi

Kamis, 25 Jun 2026 17:38 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) telah menuntaskan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru…

Tekan Konsumsi BBM, Surabaya Beralih ke Kendaraan Listrik dan Ajukan Dukungan untuk Armada Layanan Publik

Tekan Konsumsi BBM, Surabaya Beralih ke Kendaraan Listrik dan Ajukan Dukungan untuk Armada Layanan Publik

Kamis, 25 Jun 2026 17:34 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat penggunaan kendaraan listrik dalam operasional pemerintahan sebagai langkah…

PPDB SMA Favorit di Ponorogo Diwarnai Dugaan Pungli Rp 20 Juta, Oknum Anggota DPRD Terlibat?

PPDB SMA Favorit di Ponorogo Diwarnai Dugaan Pungli Rp 20 Juta, Oknum Anggota DPRD Terlibat?

Kamis, 25 Jun 2026 17:23 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:23 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA di Kabupaten Ponorogo mendadak diguncang kabar tak sedap. Salah satu SMA N…

Kuasa Hukum Thariq Minta Hakim Pertimbangkan Sumarno Jadi Tersangka

Kuasa Hukum Thariq Minta Hakim Pertimbangkan Sumarno Jadi Tersangka

Kamis, 25 Jun 2026 16:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 16:57 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Tim kuasa hukum terdakwa Thariq Megah meminta majelis hakim mempertimbangkan status saksi Sumarno untuk ikut dijadikan tersangka d…

Perluas Akses Sanitasi Layak, Pemkot Mojokerto Bangun Jamban Sehat untuk 65 Keluarga MBR

Perluas Akses Sanitasi Layak, Pemkot Mojokerto Bangun Jamban Sehat untuk 65 Keluarga MBR

Kamis, 25 Jun 2026 16:56 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto kembali memperluas akses sanitasi layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Tahun 2026,…

Kota Mojokerto Raih Penghargaan Zero Kematian Ibu

Kota Mojokerto Raih Penghargaan Zero Kematian Ibu

Kamis, 25 Jun 2026 16:55 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Di saat upaya menekan angka kematian ibu (AKI) masih menjadi tantangan besar di berbagai daerah, Kota Mojokerto justru mencatat c…