PPDB SMA Favorit di Ponorogo Diwarnai Dugaan Pungli Rp 20 Juta, Oknum Anggota DPRD Terlibat?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi PPDb.
Ilustrasi PPDb.

i

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA di Kabupaten Ponorogo mendadak diguncang kabar tak sedap. Salah satu SMA Negeri favorit di Bumi Reog diduga menjadi ajang transaksional ilegal dengan kedok "tarikan khusus" yang nilainya menembus angka puluhan juta rupiah demi meloloskan calon siswa.

Ironisnya, praktik haram di sektor pendidikan ini diduga kuat juga melibatkan oknum anggota DPRD Kabupaten Ponorogo yang bertindak sebagai "pemain" di balik layar.

Dugaan pungutan liar (pungli) ini dibongkar oleh Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Ponorogo, Hadi Santoso. Pihaknya mengaku sangat prihatin atas temuan laporan dari masyarakat yang mencoreng wajah pendidikan di Ponorogo.

"Saya mendengar kabar seperti ini sebenarnya cukup prihatin untuk pendidikan di Kota Ponorogo, terutama untuk sekolah menengah atas favorit,” kata Hadi Santoso saat dikonfirmasi, Kamis (25/06/2026).

Menurut informasi yang dikantongi Hadi dari salah satu wali murid yang identitasnya diwanti-wanti untuk dirahasiakan, besaran uang pelicin untuk mengamankan kursi di SMA favorit tersebut dipatok bervariasi, mulai belasan juta hingga puluhan juta rupiah.

“Saya dapat kabar dari salah satu wali murid yang memang enggan disebut namanya, itu menyebutkan bahwasanya ada penerimaan sekarang ini ada tarikan khusus dari angka 13 juta sampai 20 juta," ungkapnya gamblang.

Hadi mengaku, dari informasi yang ia terima setidaknya ada sekitar 7 hingga 8 anak yang diduga berhasil masuk melalui skema tarikan khusus yang dikendalikan oleh oknum wakil rakyat tersebut.

"Informasi itu perlu kami dalami, apalagi yang saya dengar dari orang tersebut adalah ada anggota dewan DPRD Kabupaten Ponorogo yang bermain seperti itu," tambah Hadi.

Piahknya mengaku, tidak akan tinggal diam dan siap mengusut tuntas. Langkah investigasi kini mulai berjalan untuk mengumpulkan bukti-bukti autentik di lapangan.

Hadi memastikan, jika nantinya ditemukan bukti kongret adanya kongkalikong antara oknum sekolah dan oknum dewan, pihaknya akan langsung menggelar konpers dan membawa kasus ini ke ranah publik tanpa ada yang ditutup-tutupi.

"Kami sebagai anggota Dewan Pendidikan Ponorogo tidak serta-merta langsung percaya, tapi kami akan melakukan investigasi kebenaran itu. Kalau sudah memang ada kebenarannya, sudah kita menemukan, kita baru berani akan jumpa pers dengan teman-teman wartawan. Akan kita buka semuanya," tegas Hadi.

Ia pun mewanti-wanti agar seluruh kepala sekolah, khususnya SMA Negeri favorit di Ponorogo, untuk bersih-bersih diri dan tidak nekat menabrak aturan hukum demi keuntungan pribadi atau kelompok.

“Itu (sanksi) pasti. Jadi saya berharap pendidikan di Ponorogo, mohon anak SMA ini SMA Negeri favorit lebih berhati-hati. Harus transparan," pungkasnya.

Sementara itu, hingga berita ini datayangkan, upaya konfirmasi ke pihak Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo Provinsi Jawa Timur masih terus dilakukan guna mendapatkan klarifikasi resmi terkait sengkarut PPDB tersebut. roh

Tag :

Berita Terbaru

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Proyek pemeliharaan jalan lingkungan di Perumahan Pondok Mutiara, Desa Jati, Kecamatan Sidoarjo, memicu sorotan tajam publik. P…

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Puluhan warga Desa Pagerwojo, Buduran antusias mengikuti program pelatihan Wirausaha Baru (WUB) yang digelar Dinas Koperasi dan…

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pondok Pesantren Sunan Drajat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, meraih apresiasi Mandaya Awards 2026, atas kiprahnya dalam…

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menekankan pentingnya transparansi, ketertiban administrasi…

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menjelang prakiraan cuaca yang harusnya memasuki musim penghujan, namun di Kota Probolinggo justru diprediksi mundur. Hujan…

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Puluhan penyandang distabilitas atau difabel Kota Mojokerto mengikuti pelatihan olahan menu kafe di Gedung PLUT, Kota Mojokerto,…