PPATK Ungkap Aliran Dana MCA

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Jakarta - Kiagus Ahmad Badaruddin, Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengatakan, berkaca dari kasus Saracen, PPATK tidak membutuhkan waktu lama untuk menguak dana Muslim Cyber Army (MCA). "Saracen itu kan sudah kami serahkan semua ke polisi untuk menangani dan sekarang sedang disidangkan. Itu saya kira enggak terlalu lama, ya. Waktu itu. Tetapi itu kan jelas, uangnya pada siapa dan pergi ke mana. Mungkin sebulan dua bulan. Kalau memang itu ada (aliran ke MCA)," ucap Kiagus di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (7/3). Akan tetapi, dia menuturkan, hingga sekarang masih belum ada surat resmi dari kepolisian untuk meminta mencari aliran dana tersebut. Meski demikian, dirinya meyakini anggota di bawah sudah saling berkoordinasi. "Mungkin di tingkat bawah, Polri dan penyidik, analis (PPATK) itu bisa saja kita sudah saling tukar informasi. Tapi sejauh ini formilnya belum," jelas Kiagus. Agus menolak mengungkapkan apakah PPATK sudah menemukan aliran dana MCA. Pasalnya, itu bagian dari penyelidikan dan penyidikan. "Saya enggak bisa menjelaskan itu. Karena itu kan strategi penyelidikan dan penyidikan. Ini kan kasus baru berkembang," ungkap Kiagus. Dia menyebut, mudah tidaknya mengusut aliran dana tersebut bisa dilihat dari caranya. Apakah menggunakan transaksi perbankan atau tunai. "Ya kita lihat dulu, tingkat kesulitan yang dilakukan mereka. Kalau dia menggunakan aliran uangnya seperti biasa memenuhi sistem perbankan yang normal, tentu gampang. Tetapi kalau dia mewacanakan transaksi tunai, uangnya kan tentu kita memerlukan effort yang lebih sulit," Kiagus memungkasi.jk
Tag :

Berita Terbaru

SPMB SD Surabaya Rampung, Seleksi SMP Masuk Tahap Afirmasi dan Mutasi

SPMB SD Surabaya Rampung, Seleksi SMP Masuk Tahap Afirmasi dan Mutasi

Kamis, 25 Jun 2026 17:38 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) telah menuntaskan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru…

Tekan Konsumsi BBM, Surabaya Beralih ke Kendaraan Listrik dan Ajukan Dukungan untuk Armada Layanan Publik

Tekan Konsumsi BBM, Surabaya Beralih ke Kendaraan Listrik dan Ajukan Dukungan untuk Armada Layanan Publik

Kamis, 25 Jun 2026 17:34 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat penggunaan kendaraan listrik dalam operasional pemerintahan sebagai langkah…

PPDB SMA Favorit di Ponorogo Diwarnai Dugaan Pungli Rp 20 Juta, Oknum Anggota DPRD Terlibat?

PPDB SMA Favorit di Ponorogo Diwarnai Dugaan Pungli Rp 20 Juta, Oknum Anggota DPRD Terlibat?

Kamis, 25 Jun 2026 17:23 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:23 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA di Kabupaten Ponorogo mendadak diguncang kabar tak sedap. Salah satu SMA N…

Kuasa Hukum Thariq Minta Hakim Pertimbangkan Sumarno Jadi Tersangka

Kuasa Hukum Thariq Minta Hakim Pertimbangkan Sumarno Jadi Tersangka

Kamis, 25 Jun 2026 16:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 16:57 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Tim kuasa hukum terdakwa Thariq Megah meminta majelis hakim mempertimbangkan status saksi Sumarno untuk ikut dijadikan tersangka d…

Perluas Akses Sanitasi Layak, Pemkot Mojokerto Bangun Jamban Sehat untuk 65 Keluarga MBR

Perluas Akses Sanitasi Layak, Pemkot Mojokerto Bangun Jamban Sehat untuk 65 Keluarga MBR

Kamis, 25 Jun 2026 16:56 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto kembali memperluas akses sanitasi layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Tahun 2026,…

Kota Mojokerto Raih Penghargaan Zero Kematian Ibu

Kota Mojokerto Raih Penghargaan Zero Kematian Ibu

Kamis, 25 Jun 2026 16:55 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Di saat upaya menekan angka kematian ibu (AKI) masih menjadi tantangan besar di berbagai daerah, Kota Mojokerto justru mencatat c…