27-03-1950: Sidik Jari Pertama Kali Buktikan Pembunuhan Keji

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Pada hari ini, tanggal 27 Maret tahun 1950 silam, untuk pertama kali sidik jari dijadikan bukti sahih kasus pembunuhan di pengadilan. Hal itu sejalan, dengan baru ditemukannya teknologi mengidentifikasi manusia melalui kecocokan sidik jari. Kasus yang pertama kali menggunakan barang bukti itu adalah pembunuhan dua penjaga toko, yakni Thomas dan Ann Farrow di London Selatan, Inggris. Thomas ditemukan bersimbah darah di dalam tokonya, sedangkan Ann dalam kondisi kritis. Empat hari kemudian, Ann lalu meninggal dunia. Sementara itu, kotak uang kasir ditemukan dalam kondisi kosong. Tak ada sidik jari Ann maupun Thomas di kotak tersebut. Seorang pengantar susu mengatakan, dia melihat adanya pria yang keluar dari toko pada hari pembunuhan. Berikutnya, dengan mengecek sidik jari di kotak diketahui bahwa sidik jari itu cocok dengan profil pria bersaudara, Alfred dan Albert Stratton. Namun, kasus itu sempat tersendat kala pengantar susu tak berani memastikan bahwa pria yang dilihatnya meninggalkan toko adalah Alfred dan Albert. Karena itu, didatangkanlah ahli yang bernama Dr. John Garson yang bisa meyakinkan betapa sidik jari bisa menjadi bukti yang kuat dan meyakinkan dengan adanya berbagai hal yang mendukungnya. Stratton bersaudara lalu dinyatakan bersalah oleh hakim dan mereka berdua dijatuhi hukuman gantung. (viv/02)
Tag :

Berita Terbaru

Tekan Potensi Kebocoran Pembayaran, Pemkab Sidoarjo Genjot MyRetribusi

Tekan Potensi Kebocoran Pembayaran, Pemkab Sidoarjo Genjot MyRetribusi

Selasa, 15 Sep 2026 13:40 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Melalui pemanfaatan sistem non-tunai melalui MyRetribusi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus memperkuat digitalisasi…

Perkembangan Karhutla di Gunung Buthak Pos Wukir Notonegoro, di Pantau Langsung Kapolres Blitar dan Komandan Kodim 0808

Perkembangan Karhutla di Gunung Buthak Pos Wukir Notonegoro, di Pantau Langsung Kapolres Blitar dan Komandan Kodim 0808

Selasa, 15 Sep 2026 11:44 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI,com, Blitar - Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H. bersama Dandim 0808 Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan, S.H., M.H.I.,…

41 WNA Didakwa Terlibat Sindikat Scam di Surabaya, Modus Polisi Gadungan Kuras Ratusan Ribu Yuan

41 WNA Didakwa Terlibat Sindikat Scam di Surabaya, Modus Polisi Gadungan Kuras Ratusan Ribu Yuan

Selasa, 15 Sep 2026 11:33 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sebanyak 41 warga negara asing (WNA) asal China, Taiwan, dan Jepang didakwa terlibat dalam jaringan penipuan daring atau scamming y…

Musim Kemarau, DKPP Lumajang Fasilitasi Kebutuhan Petani Hortikultura

Musim Kemarau, DKPP Lumajang Fasilitasi Kebutuhan Petani Hortikultura

Selasa, 15 Sep 2026 11:28 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Selama musim kemarau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) memfasilitasi…

Kurangi Volume Sampah TPA Mrican, DLH Ponorogo Perkuat Bank Sampah

Kurangi Volume Sampah TPA Mrican, DLH Ponorogo Perkuat Bank Sampah

Selasa, 15 Sep 2026 11:20 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA Mrican, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, memperkuat pengelolaan sampah dari…

Perketat Pengawasan Dapur SPPG, Satgas MBG Tulungagung Dorong Percepatan SLHS

Perketat Pengawasan Dapur SPPG, Satgas MBG Tulungagung Dorong Percepatan SLHS

Selasa, 15 Sep 2026 11:13 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 11:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai langkah strategis untuk mencegah terulangnya kasus gangguan kesehatan setelah pelaksanaan program MBG, Satuan Tugas…