Hypermart Kediri Tarik Empat Karton Produk Ikan Makarel

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Kediri - Beredarnya kabar makanan cepat saji dalam kaleng yang terindikasi mengandung cacing mengundang kekhawatiran para konsumen. Pasca adanya perintah untuk melakukan penarikan produk ikan makarel tersebut, pihak Hypermart di Ketos Kota Kediri langsung mengambil sikap. Sebanyak empat karton langsung ditarik oleh pihak manajemen. "Belum ada komplain dari para konsumen. Ada empat produk dari lima item yang kita tarik. Jumlahnya sekitar empat karton, ini karena kami tidak melakukan stok dalam jumlah banyak,” jelas Sandra Arliana, Kepala Toko Hypermart Ketos Kediri saat ada sidak yang dilakukan TPID Kota Kediri, Kamis (29/3/2018). Sementara itu, untuk memastikan tidak adanya peredaran makanan kaleng di Kota Kediri, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah supermarket di Kota Kediri. Sidak dilakukan atas adanya intruksi Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memutuskan untuk menarik puluhan produk ikan makarel dalam kaleng yang beredar di pasaran. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri, Yety Sisworini mengatakan, dalam sidak di beberapa supermarket tidak ditemukan adanya peredaran makanan kaleng yang dimaksud. Kendati demikian, pihaknya akan melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan tidak adanya puluhan produk yang diklaim mengandung cacing. "Setelah kami lakukan sidak dilapangan tidak menemukan peredaran produk dari ikan makarel yang dimaksud," jelasnya. Tak hanya melakukan sidak di sejumlah pusat perbelanjaan modern, Yetty mengaku juga akan melakukan sidak di sejumlah pasar tradisional di Kota Kediri. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan peredaran makanan kaleng tersebut juga ditemui di pasar tradisional. "Nanti selain pusat perbelanjaan modern, kami juga lakukan sidak di pasar tradisional," pungkasnya. Kepala Seksi (Kasi) Kefarmasian, Alkes dan perbekalan kesehatan rumah tangga Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri, Sri Mulyaningtyas mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan diduga terdapat 27 produk kemasan dalam kaleng yang terindikasi mengandung cacing. "Ada beberapa merek. Ada sekitar 27 produk. Semua nama jenis pangan ikan makarel," jelasnya. Ditariknya produk itu, kata Sri, lantaran produk sarden yang ditemukan cacing didalam produk makanan ikan makarel. Kondisi ini dinilai dapat membahayakan konsumen jika di konsumsi. "Jika di konsumsi maka akan berdampak pada kesehatan konsumennya. Semisal diare, dan lain sebagainya," kata Sri. Sri menjelaskan, sebelumnya terdapat tiga item produk dari luar negeri yang ditenggarai terdapat pencemaran tersebut. Namun berdasarkan pemeriksaan sebanyak 541 sample dari 66 merk, ditemukan 16 merk impor dan 11 produk dalam negeri yang positif mengandung cacing. "Untuk laporan di Kota Kediri belum ada. Kalau nggak salah ini pertama kali ditemukan di Riau. Setelah dikembangkan BPOM terdapat temuan. Utamanya dari bahan produk ikan makarel," pungkasnya. Can
Tag :

Berita Terbaru

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pemkab Lumajang Pastikan PPPK Aman dan Tetap Terjaga

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pemkab Lumajang Pastikan PPPK Aman dan Tetap Terjaga

Senin, 06 Apr 2026 15:17 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - DI tengah maraknya kebijakan efisiensi anggaran imbas konflik di Timur Tengah, tak membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…

Disdik Bojonegoro Keluarkan SE Jam Masuk Baru: SD dan SMP Pukul 06.30 WIB di Kecamatan Kota

Disdik Bojonegoro Keluarkan SE Jam Masuk Baru: SD dan SMP Pukul 06.30 WIB di Kecamatan Kota

Senin, 06 Apr 2026 15:05 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro baru saja mengeluarkan kebijakan baru terkait jam masuk siswa SD dan SMP pukul 06.30 untuk…

Hujan Angin Kencang, Dinas PUPR Jombang Gencarkan Pemangkasan di Titik Rawan Pohon Tumbang

Hujan Angin Kencang, Dinas PUPR Jombang Gencarkan Pemangkasan di Titik Rawan Pohon Tumbang

Senin, 06 Apr 2026 14:58 WIB

Senin, 06 Apr 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sebagai upaya mengantisipasi pohon tumbang atau roboh lantaran cuaca ekstrem seperti hujan deras disertai angin kencang, kini Dinas…

Meski Ada Perang d Timur Tengah, Ratusan Jemaah Haji Ponorogo Tak Gentar Siap Berangkat

Meski Ada Perang d Timur Tengah, Ratusan Jemaah Haji Ponorogo Tak Gentar Siap Berangkat

Senin, 06 Apr 2026 14:55 WIB

Senin, 06 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Di tengah perang dan konflik antara Amerika Serikat dan Iran, tak membuat gentar sebanyak ratusan jemaah haji asal Ponorogo, Jawa…

Rusunami Khusus Gen Z di Surabaya Mulai Rp100 Juta, Diprioritaskan Bagi Pasutri Muda

Rusunami Khusus Gen Z di Surabaya Mulai Rp100 Juta, Diprioritaskan Bagi Pasutri Muda

Senin, 06 Apr 2026 14:46 WIB

Senin, 06 Apr 2026 14:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencanangkan hunian khusus para Generasi (Gen) Z, dengan menyiapkan dua rumah…

Dukung Hemat Energi, Wali Kota Probolinggo Ajak ASN Pakai Sepeda ke Kantor Tiap Hari Selasa dan Kamis

Dukung Hemat Energi, Wali Kota Probolinggo Ajak ASN Pakai Sepeda ke Kantor Tiap Hari Selasa dan Kamis

Senin, 06 Apr 2026 14:28 WIB

Senin, 06 Apr 2026 14:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka mendukung penghematan energi, Wali kota (Walkot) Probolinggo, Jawa Timur, Aminuddin mengajak Aparatur Sipil Negara…