Meski Ada Perang d Timur Tengah, Ratusan Jemaah Haji Ponorogo Tak Gentar Siap Berangkat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Suasana jemaah haji di Ponorogo yang siap berangkat ke Tanah Suci. SP/ PNG
Ilustrasi. Suasana jemaah haji di Ponorogo yang siap berangkat ke Tanah Suci. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Di tengah perang dan konflik antara Amerika Serikat dan Iran, tak membuat gentar sebanyak ratusan jemaah haji asal Ponorogo, Jawa Timur untuk berangkat ke Tanah Suci.Bahkan, saat ini untuk, persiapan pemberangkatan jemaah haji Kabupaten Ponorogo tahun 2026 sudah mencapai 90 persen.

Sebanyak ratusan jemaah di Ponorogo menyatakan siap berangkat dan tak ada yang mengajukan pengunduran diri dengan alasan eskalasi konflik di Timur Tengah. Seluruh dokumen perjalanan ibadah haji telah disiapkan. Bahkan perlengkapan seperti koper juga sudah diterima oleh para jemaah.

"Perlu kami sampaikan bahwasanya terkait dengan persiapan pemberangkatan jemaah haji Kabupaten Ponorogo ini sudah mencapai 90%. Seluruh dokumen perjalanan ibadah haji ini sudah kita siapkan, termasuk koper sudah diterima jemaah," ujar Kepala Seksi Haji dan Umroh Kemenag Ponorogo, Marjuni, Senin (06/04/2026).

Diketahui, untuk total jemaah haji asal Ponorogo tahun ini sebanyak 565 orang. Seluruhnya dipastikan dalam kondisi sehat dan siap diberangkatkan. Dan untuk jadwal keberangkatan, jemaah Ponorogo terbagi dalam 2 kelompok terbang (kloter) yakni SUB 19 dan SUB 20 yang masuk gelombang pertama. Kloter SUB 19 seluruhnya berasal dari Ponorogo, sedangkan kloter SUB 20 merupakan gabungan dengan Kabupaten Magetan dan Sidoarjo.

"Sejauh ini semua jemaah tidak ada yang mengundurkan diri. Semuanya dalam keadaan sehat dan siap berangkat. Jemaah kloter 19 dan 20 akan diberangkatkan secara beriringan pada tanggal 26 April dini hari. Kloter 19 berangkat pukul 01.00 WIB, sedangkan kloter 20 pukul 07.30 WIB," paparnya.

Meski begitu, ia mengakui ada beberapa jemaah yang sempat menanyakan kondisi keamanan. Namun, pihaknya telah memberikan penjelasan sesuai kebijakan pemerintah. Marjuni mengungkapkan pemerintah bersama DPR telah menyiapkan 3 skenario terkait pelaksanaan haji 2026 apabila konflik di Timur Tengah mengalami peningkatan signifikan.

Skenario pertama adalah pengalihan rute penerbangan dengan segala konsekuensinya jika eskalasi perang masih terjadi. Lalu, untuk skenario kedua, pemerintah Indonesia bisa memutuskan tidak memberangkatkan jemaah demi keselamatan, meski Arab Saudi tetap menyelenggarakan haji. Sedangkan skenario ketiga berlaku jika Arab Saudi membatasi pelaksanaan haji hanya untuk wilayah tertentu. Pihaknya turut memastikan hingga saat ini pemerintah Arab Saudi masih membuka penyelenggaraan haji secara penuh. pn-03/dsy

Berita Terbaru

Sapa Bansos Jatim Hadir di Slopeng, Khofifah dan Wabup Sumenep Pastikan Layanan Menyentuh Warga

Sapa Bansos Jatim Hadir di Slopeng, Khofifah dan Wabup Sumenep Pastikan Layanan Menyentuh Warga

Rabu, 14 Okt 2026 15:59 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep dan TNI Angkatan Laut menghadirkan beragam pelayanan publik dan…

Angkat Potensi Sejarah dan Ekonomi Lokal, Pemkab Situbondo Inisiasi Anyer–Panarukan 3R

Angkat Potensi Sejarah dan Ekonomi Lokal, Pemkab Situbondo Inisiasi Anyer–Panarukan 3R

Rabu, 14 Okt 2026 15:48 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai langkah strategis dalam mengembangkan warisan sejarah Jalan Raya Pos menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat, Pemerintah…

Dorong Hidup Sehat dan Mandiri, Pemkab Jombang Perkuat Layanan Kesehatan Lansia

Dorong Hidup Sehat dan Mandiri, Pemkab Jombang Perkuat Layanan Kesehatan Lansia

Rabu, 14 Okt 2026 15:35 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Guna memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang memperkuat komitmen pelayanan…

Diduga Akibat Pembakaran Sampah, Belasan Kambing di Jember Terpanggang

Diduga Akibat Pembakaran Sampah, Belasan Kambing di Jember Terpanggang

Rabu, 14 Okt 2026 15:31 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebuah kandang kambing di wilayah Ampel, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember baru saja terbakar, yang diduga akibat adanya…

Lewat Ngalam Seger dan Rijik, Pemkot Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon

Lewat Ngalam Seger dan Rijik, Pemkot Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon

Rabu, 14 Okt 2026 15:27 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya dalam bersinergi dengan pemerintah pusat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, termasuk melalui upaya pengurangan…

Buka Akses Permodalan Petani Milenial, Pemkab Madiun Luncurkan Program ‘KRETA’

Buka Akses Permodalan Petani Milenial, Pemkab Madiun Luncurkan Program ‘KRETA’

Rabu, 14 Okt 2026 14:47 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya dalam membuka akses permodalan bagi petani milenial di wilayah setempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun…