Karma Buruk Marshanda Dibongkar Roy Kiyoshi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pesinetron Marshanda belum lama ini mencurahkan isi hati di Instagram mengenai kerinduan bertemu putri semata wayangnya, Sienna. Memang sejak resmi bercerai dengan Ben Kasyafani pada 2014, hak asuh anak jatuh kepada mantan suaminya tersebut. Kehilangan kesempatan untuk mengasuh Sienna diakui Marshanda sebagai karma terburuknya. Hal tersebut diungkapkan Marshanda saat menjadi bintang tamu dalam program Karma episode 9 yang disiarkan ANTV. “Kehilangan kesempatan untuk mengasuh anak. Kalau karma buruk ini terjadi, karena perbuatan buruk di masa lalu, aku tahu aku manusia yang banyak dosa banyak kelemahan,” ujarnya. Roy Kiyoshi sebagai paranormal indigo membeberkan bahwa karma buruk Marshanda ternyata berasal dari perbuatan masa lalu orangtuanya. Bukan dari dirinya pribadi namun keluarga terdekat. “Karma buruk Marshanda adalah hasil dari perbuatan yang saya lihat dari masa lalu ayah dan ibunya,” ungkap Roy tanpa menjelaskan secara detail. Dengan kemampuan indra keenamnya, Roy Kiyoshi melihat warna aura Marshanda. “Saya melihat dari auranya, mata, rambut, dan saya yakin bahwa Marshanda ingin membagikan isi kepalanya tentang hal yang tajam, bipolar,” ujar Roy. Marshanda mengaku bahwa dirinya memang ingin sekali menerbitkan buku tentang penyakit mental yang dideritanya. “Iya betul banget aku sekarang memang lagi fokus untuk menulis buku tentang apa yang aku alami dalam bipolar disorder aku menulis sebagai pengidap, dan melakukan peneliti juga dari para ahli,” kata bintang film The Secret tersebut.
Tag :

Berita Terbaru

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ekonomi Jawa Timur menunjukkan kinerja yang semakin kuat pada awal 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat perekonomian Jawa Timur pada…

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Musim kemarau yang identik dengan cuaca panas dan minim hujan seolah kehilangan polanya di Surabaya. Hujan deras yang mengguyur Kota…

Lewat Kolaborasi KOLAK MANIS, Pemkot Malang Perkuat Pengawasan Usaha Pariwisata

Lewat Kolaborasi KOLAK MANIS, Pemkot Malang Perkuat Pengawasan Usaha Pariwisata

Selasa, 23 Jun 2026 14:25 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya menciptakan iklim usaha pariwisata yang sehat dan tertib melalui penguatan penegakan regulasi, Pemerintah Kota…

PDAM Mati 15 Hari, BPBD Probolinggo Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih di Desa Tigasan Wetan

PDAM Mati 15 Hari, BPBD Probolinggo Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih di Desa Tigasan Wetan

Selasa, 23 Jun 2026 14:11 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melihat fenomena gangguan layanan air bersih akibat distribusi PDAM yang mati selama kurang lebih 15 hari di Dusun Krajan RT 06…

Perkuat Akses Ekonomi, Jembatan Perintis Garuda di Lumajang Capai 97,88 Persen

Perkuat Akses Ekonomi, Jembatan Perintis Garuda di Lumajang Capai 97,88 Persen

Selasa, 23 Jun 2026 14:09 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai bagian dari upaya percepatan infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperlancar mobilitas…

Dukung Kualitas Pendidikan, Pemkab Madiun Perkuat Pengelolaan Dana Hibah BPPDGS

Dukung Kualitas Pendidikan, Pemkab Madiun Perkuat Pengelolaan Dana Hibah BPPDGS

Selasa, 23 Jun 2026 13:40 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 13:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka meningkatkan kualitas sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun telah berkomitmen untuk memperkuat…