Saksi Menyebutkan Ada Pembagian Stiker Paslon, Saa

Panwaslu Periksa Saksi Kunci Pelapor Dugaan Oknum Petugas PKH Berkampanye

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Lamongan - Pemeriksaan dan klarifikasi ke sejumlah saksi pelapor maupun terlapor, dalam kasus dugaaan adanya oknum petugas Program Keluarga Harapan (PKH) melakukan kampanye, terus dilakukan oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Lamongan.Bahkan dalam pemeriksaan Senin (30/4/2018), Panwaslu memeriksa saksi kunci Amat warga Kendal Kemlagi Kecamatan Karanggeneng Lamongan. Saksi kunci ini ditunggu oleh Panwaslu, karena diduga kuat mengetahui oknum PKH yang memberikan stiker, dan mengajak untuk mencoblos salah satu calon gubernur dan wakil gubernur ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Pria yang juga berprofesi sebagai Satpam ini datang sekitar pukul 15.00 di Kantor Panwaslu Jalan Sunan Drajat Lamongan. Dalam klarifikasi itu Amat membenarkan kalau ada oknum petugas PKH yang membagikan stiker dan ajakan agar tidak lupa paslon yang menjadi jagonya. "Setelah saya tanya kepada KPM, mereka menerima uang PKH yang ATM nya sebelumnya dibawa oleh petugas secara kolektif itu, dan juga diberikan stiker Paslon No Urut 1,"terangnya. Sebenarnya kata Amat, hal ini tidak perlu terjadi, kalau regulasi dalam hal pencairan semua ditaati oleh para petugas PKH, apalagi mengkolektifkan ATM dan PIN penerima PKH itu jelas juga salah. "Membawa ATM penerima PKH adalah salah, apalagi mengkolektifkan di kelompok, kalau KPM tidak bisa mengambil uang di Anjungan Tunai Mandiri kan masih ada keluarganya, "terang Amat kepada petugas Panwaslu. Sementara itu, Tony Wijaya Ketua Panwaslu Lamongan dalam keteranganya di hadapan wartawan menyebutkan, pemeriksaan terhadap saksi Amat ini adalah bagian kelanjutan pemeriksaan terhadap saksi sebelumnya. Saksi ini diperiksa, karena diduga kuat mengetahui apa yang terjadi di desanya, termasuk dugaan adanya kampanye oleh oknum PKH, yang mengajak dan membagikan stiker bergambar salah satu calon gubernur dan wakil gubernur Jatim. "Ya pak Amat ini adalah saksi kunci pelapor kita mintai klarifikasi, dan pak Amat ini menjadi yang ke enam saksi pelapor yang sudah kita mintai klarifikasi hingga deadline waktu pemeriksaan hari ini (Senin red), "Kata Tony Wijaya Ketua Panwaslu Lamongan. Pihaknya lanjut Tony, sebelumnya juga sudah meminta klarifikasi dari KPU terkait beredarnya stiker paslon. Hasil klarifikasi menyebutkan kalau KPU Lamongan menyatakan bahwa stiker itu bukan pihak KPU yang mencetak. Dari hasil klarifikasi itu juga dikembangkan ke terlapor, namun dari pihak terlapor sampai berita ini ditulis tidak ada yang datang memberikan klarifikasi. "Terlapor maupun tim sukses sampai saat belum juga ada yang datang untuk dimintai klarifikasi, dan Panwaslu tidak ada kewenangan memaksa mereka datang, kalau tidak datang ya silahkan itu urusan mereka, "katanya. Usai melakukan klarifikasi ini lanjut Tony, pihaknya akan segera melakukan kajian yang melibatkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur. Setelah kajian akan dilanjut rapat pleno untuk memutuskan rekomendasi apa yang akan dikeluarkan dalam kasus ini."Panwaslu akan melakukan kajian dilanjut pleno dan mengeluarkan rekomendasi, "kata Tony tanpa menyebut kapan kajian itu dilakukan. Dalam rekomendasi yang akan dikeluarkan itu tambah Tony ada tiga kategori. Pertama kalau dalam kasus ini ditemukan pelanggaran pemilu, rekom akan diserahkan ke Gakkumdu, kalau hanya pelanggaran adiministrasi maka rekom diserahkan ke KPU, sedangkan kalau ada kesalahan prosedur dalam pencairan PKH rekom diserahkan ke dinas Sosial. jir
Tag :

Berita Terbaru

Tinggalkan Seremoni, Penanggungan Malang Hadirkan Posyandu Disabilitas untuk Warga Rentan

Tinggalkan Seremoni, Penanggungan Malang Hadirkan Posyandu Disabilitas untuk Warga Rentan

Minggu, 26 Apr 2026 19:08 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Malang - Anggaran bagi kelompok rentan kerap terserap dalam kegiatan sosialisasi singkat dan seremoni tanpa keberlanjutan. Kelurahan…

Dari Karier Hukum ke Ikatan Cinta: Momen Hangat Tunangan Billy Handiwiyanto

Dari Karier Hukum ke Ikatan Cinta: Momen Hangat Tunangan Billy Handiwiyanto

Minggu, 26 Apr 2026 17:34 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kabar bahagia datang dari dunia hukum di Jawa Timur. Pengacara muda yang tengah naik daun, Billy Handiwiyanto, resmi menggelar…

Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Khofifah Ajak Masyarakat Waspada Karhutla di Tengah Ancaman El Nino

Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Khofifah Ajak Masyarakat Waspada Karhutla di Tengah Ancaman El Nino

Minggu, 26 Apr 2026 15:45 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi p…

Proyek Giant Sea Wall Jatim Dipercepat, Khofifah Tegaskan Urgensi Tanggul Laut Hadapi Risiko Pesisir

Proyek Giant Sea Wall Jatim Dipercepat, Khofifah Tegaskan Urgensi Tanggul Laut Hadapi Risiko Pesisir

Minggu, 26 Apr 2026 15:43 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:43 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung percepatan pembangunan …

Antusiasme Pengunjung Picu Lonjakan Penjualan UMKM di Ajang Domino Surabaya

Antusiasme Pengunjung Picu Lonjakan Penjualan UMKM di Ajang Domino Surabaya

Minggu, 26 Apr 2026 15:42 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – HGI City Cup 2026 Surabaya Fest tidak hanya menghadirkan kompetisi domino, tetapi juga memberi dampak signifikan terhadap pelaku usaha …

Jelang Kejurprov 2026, IPSI Surabaya Genjot Latihan dan Pertahankan Tradisi Juara

Jelang Kejurprov 2026, IPSI Surabaya Genjot Latihan dan Pertahankan Tradisi Juara

Minggu, 26 Apr 2026 15:41 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Surabaya mematangkan persiapan menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) pencak silat yang a…