Selamatkan Pria Muslim dari Amuk Massa, Polisi India Diancam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Kepolisian India mengatakan seorang anggotanya - yang dielu-elukan sebagai pahlawan karena menyelamatkan seorang pria Muslim dari amukan massa - kini justru mendapat ancaman pembunuhan. Polisi yang bernama Gagandeep Singh dan bertugas di Negara Bagian Uttarakhand, India utara, mendadak terkenal lantaran muncul video yang menunjukkan ia menyelamatkan seorang pria Muslim dari amukan massa Hindu. Video tersebut menjadi viral di media sosial pekan lalu. Pria Muslim tersebut mengunjungi kuil bersama dengan kekasihnya yang beragama Hindu. Massa kemudian mengepung si laki-laki dan berusaha menyerangnya. Mereka menuduhnya melakukan hal yang disebut sebagai "jihad cinta". Istilah itu dipopulerkan oleh kelompok-kelompok Hindu radikal yang menuduh pria Muslim terlibat dalam konspirasi untuk memualafkan perempuan-perempuan Hindu lewat rayuan cinta. `Sekadar kewajiban` Ketika video tersebut pertama kali menyebar di internet, banyak pengguna menyebut Singh sebagai "contoh" bagi semua warga India, dan kisahnya diberitakan oleh banyak media arus utama di negara itu. Seorang pengguna Twitter Chetan Bhagat mengatakan tindakan seperti itulah yang didambakannya untuk India. "Saya hanya menjalankan kewajiban saya. Sekalipun seandainya saya tidak sedang mengenakan seragam dinas, saya juga akan melakukan hal yang sama dan setiap warga India semestinya juga melakukan hal yang sama," kata Singh sebagaimana dilaporkan oleh media setempat. Diancam dibunuh Namun tidak lama kemudian orang-orang mengkritik tindakan Singh dengan menuduhnya membela "tindakan tak patut". Para pejabat kepolisian yang bekerja bersamanya mengatakan Gagandeep Singh telah mendapat ancaman pembunuhan, dan diminta untuk cuti. Beberapa politikus di India secara terbuka juga mendukung aksi massa Hindu. "Adalah tindakan yang salah ketika para pria Muslim membawa gadis-gadis Hindu ke tempat-tempat beribadah meskipun mereka paham tempat ini adalah kuil dan saleh," kata Rakesh Nainwal, seorang anggota dewan perwakilan daerah dari partai berkuasa Partai Bharatiya Janata (BJP), kepada wartawan BBC, Sunil Kataria. Seorang anggota dewan perwakilan daerah lain, juga dari BJP, MLA Rajkumar Thukral, mengatakan kepada kantor berita ANI bahwa tindakan pria Muslim tersebut adalah upaya untuk melukai perasaan masyarakat Hindu. "Kami tidak ingin pergi ke masjid karena kami tidak mempunyai hak untuk pergi ke sana," tambahnya. "Lalu kenapa laki-laki itu pergi ke kuil dengan niat menghancurkan kebudayaan Hindu?" Bagi sebagian warga distrik Ramnagar, tempat kejadian perkara, rangkaian peristiwa itu mengganggu. "Ketika seorang anak laki-laki dan seorang gadis pergi ke suatu tempat atas pilihan mereka, bagaimana kelompok-kelompok sayap kanan menyebutnya sebagai "jihad cinta" dan menyerang mereka?" kata seorang warga Ramnagar, Ajit Sahni, kepada BBC Bahasa Punjab.
Tag :

Berita Terbaru

Satreskrim Polres Blitar Kota Berhasil Bekuk Pelaku Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Satreskrim Polres Blitar Kota Berhasil Bekuk Pelaku Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Selasa, 28 Apr 2026 15:06 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 15:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam kurun waktu 24 Jam Satuan Reserse Kriminal Polres Blitar kota berhasil menangkap pria berusia 20, atas laporan masyarakat,…

Tragedi Maut Tabrakan KA di Bekasi, Dua Perjalanan Kereta Surabaya-Jakarta Dibatalkan

Tragedi Maut Tabrakan KA di Bekasi, Dua Perjalanan Kereta Surabaya-Jakarta Dibatalkan

Selasa, 28 Apr 2026 14:51 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 14:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kecelakaan yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, memicu KAI Daop 8…

Revitalisasi Pasar Tembok Dukuh, Pemkot Surabaya: 189 Stan Disiapkan Lebih Tertata dan Berdaya Saing

Revitalisasi Pasar Tembok Dukuh, Pemkot Surabaya: 189 Stan Disiapkan Lebih Tertata dan Berdaya Saing

Selasa, 28 Apr 2026 14:38 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka meningkatkan kualitas sarana perdagangan sekaligus memperkuat perlindungan konsumen agar lebih nyaman, Pemerintah…

Harga Minyak Melambung Tinggi, Sentra Perajin Tahu di Jombang Ikut Meringis

Harga Minyak Melambung Tinggi, Sentra Perajin Tahu di Jombang Ikut Meringis

Selasa, 28 Apr 2026 14:27 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Melihat fenomena harga minyak yang akhir-akhir ini mengalami kenaikan yang signifikan membuat sentra perajin tahu di Dusun Bapang,…

Hadirkan SPKLU di UNISKA Kediri, PLN Perkuat Transisi Energi Bersih di Jawa Timur

Hadirkan SPKLU di UNISKA Kediri, PLN Perkuat Transisi Energi Bersih di Jawa Timur

Selasa, 28 Apr 2026 14:25 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 14:25 WIB

SurabayaPagi, Kediri – PT PLN (Persero) bersama Universitas Islam Kadiri (UNISKA) Kediri resmi mengoperasikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) d…

Akibat Insiden Viral! Benturan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek, 2 KJJ Dibatalkan

Akibat Insiden Viral! Benturan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek, 2 KJJ Dibatalkan

Selasa, 28 Apr 2026 13:09 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - KAI Daop 7 Sampaikan Duka Mendalam atas Insiden di Stasiun Bekasi Timur Wilayah Daop 1 Jakarta, juga berdampak pada perjalanan…