Pemkot Pasuruan Sudah Setor BOS-DA Rp 10,55 M, Be

Diknas Propinsi Terkesan Hambat Sekolah Gratis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI, Pasuruan- Pelaksanaan sekolah SMA/SMK gratis di Kota Pasuruan, terganjal. Gara-garanya, Pencairan Dana Operasional Siswa Daerah (BOS-DA) dari Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur, seakan-akan disengaja dipersulit Padahal Pemkot Pasuruan sudah setor dana untuk BOS-DA pada Juni lalu sebesar Rp 10,55 Milyar ke Dinas Pendidikan Propinsi Jatim. Dana sebesar itu diambilkan dari APBD. Kepala Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah Kota Pasuruan, Boedi Widayat menjelaskan, pemerintah sudah berupaya memenuhi amanat Peraturan Daerah (Perda) Pendidikan 12 tahun gratis bagi warga Kota Pasuruan. Namun sejak perubahan kewenangan pengelolaan jenjang pendidikan SMA/SMK dari daerah kota/kabupaten diambil alih ke propinsi, saat itulah muncul berbagai masalah. Salah satunya, mekanisme penyaluran BOS-DA harus melalui propinsi. Dari Diknas Propinsi baru turun kepada siswa melalui sekolah masing-masing. Besarnya BOS-DA untuk siswa ditentukan Diknas Propinsi. Untuk SMA, setiap siswa mendapat bantuan sebesar Rp 85.000/bulan. SMK non praktikum Rp. 120.000, SMK praktikum Rp. 150.00 setiap bulan. Di Kota Pasuruan ada 26 lembaga pendidikan setingkat SMA/SMK yang siswanya akan mendapat bantuan dari pemerintah. Pemkot menganggarkan sekitar Rp 6 Milyar untuk sekolah SMA/SMK Negeri dan sekitar Rp 4 Milar untuk SMA/SMK swasta dan PKLK (Pendidikan Khusus Layanan Khusus) swasta. “Untuk SMA/SMK Negeri, bantuannya dalam bentuk BOS-DA. Sedangkan untuk lembaga pendidikan swasta dalam bentuk hibah. Bantuan untuk keduanya hakekatnya adalah hibah Pemkot Pasuruan ke siswa, ” kata Boedi Widayat. Lanjut Boedi, dana BOS-DA selain untuk biaya operasional siswa, juga boleh untuk membayar honor guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap (GTT/PTT). Tidak itu saja, bisa pula untuk kegiatan peringatan hari besar nasional. “BOS-DA boleh untuk membayar honor guru dan pegawai tidak tetap. Juga boleh untuk biaya kegiatan ekstra kulikuler dan peringatan hari besar nasional. Semuanya tergantung dari rencana kerja sekolah, ” tegas Boedi widayat. Menanggapi ini Kepala Cabang Dinas Pendidikan Profinsi Jawa Timur, Dr. Hj. Indah Yudiani, M.Pd, belum bisa ditemui. Kata salah satu stafnya, Bu Indah, dalam minggu ini sering bolak balik Surabaya – Pasuruan.dir
Tag :

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…