BBWS Ingatkan Masyarakat di Sekitar Waduk Untuk Selalu Waspada

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo bersama Pemkab Lamongan, mengingatkan kepada masyarakat yang ada di sekitar waduk Gondang Sugio dan Prijetan Kedungpring Lamongan, untuk selalu waspada bila dikemudian hari terdapat kegagalan kontruksi. Hal itu disampaikan oleh Charisal Akdian Manu, Kepala BBWS Bengawan Solo, saat acara Konsultasi RTD di Pendopo Lokatantra, Senin (15/10/2018)."Bendungan selain memiliki banyak manfaat namun sebenarnya juga menyimpan potensi bahaya yang cukup besar pula,“ ujarnya. Dijelaskan kemudian olehnya, jika bendungan mengalami kegagalan dalam menjalankan fungsinya untuk menampung air, maka seluruh air yang ada di waduk akan menerobos keluar sehingga menyebabkan banjir bandang di hilir bendungan. Menurutnya, hal tersebutlah yang menjadi dasar disusunnya RTD. RTD Bendungan Gondang dan Prijetan ini disusun dengan mengacu pada draft Pedoman Penyiapan RTD oleh Balai Bendungan Tahun 2013. Selain itu ada Permen PUPR Nomor : 27/PRT/M/2015 tentang Bendungan, mewajibkan setiap pembangunan dan pengelolaan bendungan beserta waduknya harus dilaksanakan berdasarkan pada konsepsi keamanan bendungan dan kaidah-kaidah keamanan bendungan. Dengan menyusun RTD Waduk Gondang dan Prijetan, maka potensi bahaya dan akibat yang ditimbulkan apabila terjadi keruntuhan bendungan bisa lebih terprediksi. “Dengan mengenali problem-problem yang mengancam keamanan bendungan, akan mempercepat respon yang efektif untuk mencegah terjadinya keruntuhan bendungan, dan mempersiapkan upaya-upaya untuk memperkecil resiko jatuhnya korban jiwa dan mengurangi kerusakan properti bila terjadi keruntuhan bangunan,“ katanya menambahkan. Bupati Fadeli yang hadir dalam acara tersebut menyambut baik apa yang telah dilakukan oleh BBWS Bengawan Solo. Terlebih dua bendungan tersebut selama ini sangat penting bagi warga Lamongan, yang sebagian besarnya menggantungkan hidup dari bertani. Fadeli juga berharap nantinya dilakukan pengerukan pada kedua waduk tersebut untuk menambah jumlah volume kapasitas masing-masing waduk. Sementara Nuni Sundari perwakilan dari konsultan penyusunan RTD itu mennyebutkan beberapa ancaman keamanan bendungan. Yakni dari faktor konstruksi, baik pada tahap perencanaan, pelaksanaan ataupun tahap operasi dan pemeliharaannya. Kemudian faktor alam seperti hujan badai, gempa bumi dan puting beliung serta akibat gangguan ulah manusia, sabotase atupun perang. Waduk Gondang yang berlokasi di Desa Gondang Lor Kecamatan Sugio memiliki tipe bendungan urugan tanah homogen. Jika sampai terjadi bencana, sebanyak 213.085 jiwa di sekitar waduk dengan kapasitas tampung maksimal 29,00 juta meter kubik itu harus diungsikan. Sedangkan Waduk Prijetan berlokasi di Desa Mlati Kecamatan Kedungpring dengan tipe bendungan urugan tanah inti beton. Kapasitas tampung normalnya 6,40 juta meter kubik dan kapasitas maksimalnya 8,20 juta meter kubik. Jika bendungan di Prijetan mengalami kegagalan konstruksi, sebanyak 69.871 jiwa di wilayah Lamongan dan 14.034 jiwa di wilayah Bojonegoro harus segera diungsikan. jir
Tag :

Berita Terbaru

MGBK Surabaya Dorong Siswa Eksplorasi Studi Luar Negeri Lewat Seminar Kuliah di Malaysia 2026

MGBK Surabaya Dorong Siswa Eksplorasi Studi Luar Negeri Lewat Seminar Kuliah di Malaysia 2026

Rabu, 29 Apr 2026 15:22 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 15:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Seminar dan pameran pendidikan bertajuk “Ayo Kuliah di Malaysia 2026” yang digelar oleh Education Malaysia Global Services (EMGS) berla…

Turnamen Domino di Surabaya Diserbu Pengunjung, Kompetisi Berlangsung Delapan Pekan

Turnamen Domino di Surabaya Diserbu Pengunjung, Kompetisi Berlangsung Delapan Pekan

Rabu, 29 Apr 2026 15:17 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 15:17 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Rangkaian turnamen domino berjenjang resmi dibuka di Grand City Mall Surabaya pada 26 April 2026. Kegiatan ini menjadi awal kompetisi y…

Kebersihan TPS Jadi Prioritas, Pemkot Surabaya Minta Volume ngbin Dihitung Lebih Presisi

Kebersihan TPS Jadi Prioritas, Pemkot Surabaya Minta Volume ngbin Dihitung Lebih Presisi

Rabu, 29 Apr 2026 15:09 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 15:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka penataan dan perbaikan sistem pengelolaan sampah di Kota Pahlawan yang terus dikebut, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Pola Makan Sehat Lewat B2SA di Sekolah

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Pola Makan Sehat Lewat B2SA di Sekolah

Rabu, 29 Apr 2026 14:26 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 14:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat edukasi pola makan sehat sejak dini kepada pelajar melalui program B2SA (Beragam,…

Mulai Banyak Diminati, 73 Sapi Sudah Terdaftar di Layanan Kurban RPH Surabaya

Mulai Banyak Diminati, 73 Sapi Sudah Terdaftar di Layanan Kurban RPH Surabaya

Rabu, 29 Apr 2026 14:07 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 14:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hingga saat ini, layanan pemotongan hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Surabaya mulai diminati menjelang Hari Raya Idul…

Pasca Ojol Kini Sopir Truk di Surabaya Ikut Demo, Rekayasa Arus Lalin Mulai Disiagakan

Pasca Ojol Kini Sopir Truk di Surabaya Ikut Demo, Rekayasa Arus Lalin Mulai Disiagakan

Rabu, 29 Apr 2026 14:01 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pasca demo sejumlah ojek online (ojol) kemarin, kini giliran sopir truk yang menggelar aksi demonya dengan memadati kawasan…