Pemerintah Kurang Perhatikan Industri Sigaret Kretek Tangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemerintah didesak untuk lebih rasional dalam menyikapi industri rokok di Indonesia. Pasalnya, urusan industri rokok juga tidak pernah lepas dari urusan tarif cukai yang selama ini dinilai sangat tidak adil dan kurang memberikan daya dukung terhadap keternagakerjaan. “Padahal di industri rokok itu yang menyerap paling banyak tenaga kerja, terutama industri Sigaret Kretek Tangan (SKT),” kata Muhammad Misbakhun, Anggota komisi XI DPR RI, di Surabaya, Senin (15/10). Sebelumnya, Misbakhun baru saja mengunjungi salah satu perusahaan roko SKT bernama PT Karyadibya Mahardhika di Desa Bakalan, produsen rokok merk Apache dan Camel di Pasuruan. Menurut politisi Partai Golkar ini, para pekerja di Industry SKT mereka adalah masyarakat kelas bawah, yang butuh kesempatan untuk bekerja. Kesempatan bekerja itu mereka dapatkan untuk meningkatkan taraf hidup agar keluar dari garis kemiskinan. “SKT Padat Karya inilah yang harus diperkuat, kalau produksi mereka meningkat cukai mereka tinggi, negara juga tidak perlu ngutang, nah inilah yang harusnya diperjuangkan,” pinta Misbakhun. Ditambahkannya, masalah rokok ini jangan dipandang sebagai masalah isu kesehatan semata. Tapi isu lain juga tak kalah penting. Yakni bagaimana kesempatan kerja, peningkatan kesejahteraan, produk pertanian bisa terserap dan sebagainya. “Jadi tidak sesederhana urusan kesehatan semata. Ada urusan kesehatan iya. Tapi tidak bisa mendominasi tentang urusan tembakau, kesempatan kerja dan kesejahteraan masyarakat,” paparnya. Untuk itu, Misbakhun berharap, pemerintah hendaknya memberikan perhatian khusus kepada industri SKT yang merupakan industri padat karya dan banyak menghasilkan lapangan pekerjaan. Kalau dibiarkan, berakibat adanya penurunan jumlah industri rokok dengan angka yang signifikan. Penurunan jumlah industri rokok berakibatkan adanya pengurangan kesempatan untuk bekerja. “Dahulu industri rokok berjumlah 6 ribu industri dan sekarang menjadi sekitar 600,” kata Misbakhun. Legislator dari Dapil Jawa Timur II ini menerangkan, sudah sepatutnya pemerintah memberikan insentif kepada industri SKT terutama golongan kecil dan menengah. Pemberian insentif ini untuk meningkatkan produksi bagi industri yang dapat meningkatkan penerimaan cukai bagi negara. “Harus ada relaksasi batasan jumlah produksi bagi kecil dan menengah agar dapat meningkatkan produksinya dan kualifikasinya,” jelasnya. Bentuk insentif ini menurutnya, tidak terlepas dari penurunan peredaran rokok ilegal, yang menciptakan pasar sebanyak 18 miliar batang. Menurutnya, industri kecil dan menengah memiliki peluang untuk mengisi ceruk pasar yang ditinggalkan rokok ilegal. “Penurunan rokok ilegal adalah peluang bagi SKT kelas ini karena dikonsumsi oleh masyarakat kecil,” ujarnya. rko
Tag :

Berita Terbaru

PC Fatayat Lamongan Gelar Pelatihan Kader Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

PC Fatayat Lamongan Gelar Pelatihan Kader Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Minggu, 19 Apr 2026 18:10 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bertempat di Aula PC Fatayat NU Lt. 2 Lamongan, sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan kader pendamping korban kekerasan terhadap…

Ketua DPRD Sidoarjo Apresiasi BPC HIPMI Sidoarjo Bangun Sinergi Ekonomi Lokal

Ketua DPRD Sidoarjo Apresiasi BPC HIPMI Sidoarjo Bangun Sinergi Ekonomi Lokal

Minggu, 19 Apr 2026 17:34 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih, bersama  Wakil Bupati Mimik Idayana dan jajaran Forum Koordinator Pimpinan Daerah (Forkopimda) …

Anggota DPRD Sidoarjo Respon Cepat Ambruknya Plafon SDN Sidokepung 1 Buduran

Anggota DPRD Sidoarjo Respon Cepat Ambruknya Plafon SDN Sidokepung 1 Buduran

Minggu, 19 Apr 2026 17:32 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 17:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Elok Suciati. SH anggota Komisi A DPRD Sidoarjo bergerak cepat merespons bencana ambruknya plafon gedung sekolah yang menimpah r…

Sukses Lakukan Transformasi Perbankan, Dirut Bank Jatim Raih Penghargaan dari PWI Jawa Timur

Sukses Lakukan Transformasi Perbankan, Dirut Bank Jatim Raih Penghargaan dari PWI Jawa Timur

Minggu, 19 Apr 2026 15:45 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo sukses meraih penghargaan bergengsi sebagai Tokoh Transformasi Perbankan Daerah dari…

Toko Barang Antik di Padmosusastro Surabaya Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Modernitas

Toko Barang Antik di Padmosusastro Surabaya Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Modernitas

Minggu, 19 Apr 2026 15:30 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di tengah gempuran modernitas, Sederet toko barang antik di Jalan Padmosusastro, Surabaya, masih bertahan, meski sempat terdampak…

Pemkot Surabaya Fokuskan Pembangunan Infrastruktur Jalan, Khususnya Jalan Menuju Tempat Wisata

Pemkot Surabaya Fokuskan Pembangunan Infrastruktur Jalan, Khususnya Jalan Menuju Tempat Wisata

Minggu, 19 Apr 2026 15:20 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selama periode Tahun 2026-2027, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur bakal memfokuskan sejumlah pembangunan infrastruktur…