BPBD Minta warga yang ada di Bantaran Sungai Benga

Lagi, Tanggul Bengawan Solo di Lamongan Longsor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Intensitas Hujan yang mulai menguyur wilayah Lamongan cukup berdampak. Warga yang ada di sekitar Tanggul Bantaran Sungai Bengawan Solo diminta meningkatkan kewaspadaan karena longsor kembali terjadi. Seperti yang terjadi di Dusun Glogok Desa Sumberwudi Kecamatan Karanggeneng. Di desa ini tanggulnya longsor sepanjang 100 meter, wargapun mulai resah, karena peristiwa serupa bisa saja terjadi kapan saja, seiring dengan intensitas hujan yang mulai menguyur di wilayah ini. "Kami warga sini sudah mulai resah dan was-was tidak bisa tidur nyenyak, lantaran Tanggul bantaran Sungai Bengawan Solo cukup labil, dan transisi dari musim kemarau ke hujan ini biasanya tanggul dibeberapa titik longsor,"kata Achmad salah satu warga desa tersebut. Karena itu, ia berharap kepada Pemerintah Daerah untuk melakukan langkah-langkah antisipasi, agar longsor yang terjadi ini tidak sampai melebar dan berdampak buruk bagi warga di desa tersebut."Saya berharap ada upaya dari Pemkab Lamongan agar longsor tidak meluas,"pintanya. Sementara itu, Suprapto kepala PBD Lamongan menyebutkan, kalau pihaknya sudah langsung berkoordinasi dengan melakukan koordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), dan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo untuk penanganan longsor tersebut. “Sudah saya koordinasikan dengan Dinas SDA Lamongan maupun Balai besar wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS) dan akan ditinjau ke lokasi, mengingat tanggul yang sleding itu kewenanganya,” tegas Suprapto. Seperti diketahui pada Minggu (28/10) lalu, tanggul Bengawan Solo di Lamongan juga longsor atau sleding sepanjang 150 meter, tepatnya terjadi di Desa Keduyung Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan longgsor, akibatnya sebanyak enam rumah milik warga rusak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan berharap agar warga menjaga kewaspadaan. “Kejadian ini terjadi pada Minggu (28/10) malam saat sebagian warga sudah tidur. Dan rumah yang rusak diantaranya milik Askuri, Subadi, Kaswaji, Sunafik serta milik Supriyadi dan bengkel milik Fadeli,” kata Kepala BPBD Lamongan, Suprapto, saat itu. Dalam kejadian ini, lanjut Suprapto, tidak ada korban jiwa, warga berhasil menyelamatkan diri sebelum reruntuhan rumah menimpah mereka. “Secara detail bantaran Bengawan Solo yang longgor tersebut lebarnya 10 meter, panjang 150 meter dan kedalaman 6 meter. Dan masih berpotensi ambles atau longsor lagi," ungkap Suprapto.. Menurut Suprapto, longgsornya bantaran Bengawan Solo tersebut karena dari musim kemarau yang panjang setelah itu ada hujan yang lebat sehingga mengakibatkan tanah yang rentak-retak kemasukan air hujan. “Akhirnya terjadi longsor apalagi lokasi dibantaran dengan Bengawan Solo,” jelasnya. Saat itu Kepala Desa Keduyung , Edy Purnomo, mengatakan, saat ini warga sedang melakukan kerja bakti bergotong royong untuk menyelamatkan barang barang milik korban. “Kami Pemerintah Desa Keduyung meminta adanya relokasi mengingat kejadian tersebut sudah beberapa kali terjadi,” tegas Edy Purnomo Sedangkan, tambah Edy Purnomo, warga yang rumahnya rusak untuk sementara waktu mengungsi ke rumah familinya masing-masing yang masih di Desa Keduyung. jir
Tag :

Berita Terbaru

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam rangka Hari Jadi Lamongan (HJL) ke 457 tahun, dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, digelar sunatan massal, yang…

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Aksi untuk mendesak dan mendukung kelanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disuarakan oleh relawan di mana-mana, tak…

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI : Dalam momentum Hari Hidrasi Nasional, AQUVIVA merek air minum dalam kemasan (AMDK) dari WINGS Food yang pertama di Indonesia menggunakan…

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – PT Gudang Garam Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (23/6/2026) di Grand Surya Hotel, Jalan Dhoho No. …

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Terdakwa kasus dugaan gratifikasi dan korupsi Kabupaten Ponorogo, Sugiri Sancoko, meluapkan kekesalannya dalam persidangan di P…

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak  ‎

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak ‎

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Antusiasme warga mengikuti khitan massal gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun membludak. Dari target awal 290 peserta, ju…