Komisi II Soroti Anggaran Besar di Dinkes PPKB

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Trenggalek, Mugianto, menyoal anggaran kegiatan yang ada di lingkup Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB. Pasalanya ada anggaran yang tidak tepat sasaran dan beberapa kegiatan yang masih bisa diefisiensikan. “Ia mencontohkan, untuk biaya perawatan kendaraan yang perlu mendapat perhatian serius. Mulai dari pembelian sparepart atau biaya servis."Kita harus cermat dan hati - hati dalam setiap kegiatan karena jika tidak bisa menjadi temuan, tidak terkecuali biaya perawatan," terangnya, dalam acara Rapat Kerja Pembahasan APBD 2019 dengan beberapa OPD, Rabu (7/11/2018). Menurutnya, walaupun jumlah biayanya diperawatan tidak terlalu besar tetapi tidak boleh diremehkan karena bisa berpotensi menimbulkan kerugian negara jika tidak sesuai aturan."Setidaknya ini bisa dijadikan evaluasi karena ada beberapa hal yang menurut kami untuk dipertanyakan," katanya. Kami berharap,agar segera ada kepastian biaya di Rencana Kerja dan Kegiatan (RKA) sehingga bisa jadi penyeimbang dengan biaya kegiatan OPD yang lain."Secara umum harus disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah dan harus lebih mengedepankan asas manfaat bagi masyarakat Trenggalek," tegasnya. Sementara itu, Sutikno slamet , Sekertaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB ( dinkes PPKB ) menampik jika ada biaya perawatan kendaraan terkesan boros dan menganggap masih dalam batas wajar saja. "Kami pastikan jika semua biaya perawatan kendaraan sudah sesuai prosedur dan kondisi di lapangan," cetusnya. Sutik menambahkan, pengusulan anggaran didasarkan pada realisasi tahun sebelumnya, sehingga ada kolerasi dan tidak terlalu berbeda jauh."Tahun 2019 kami mengusulkan kurang lebih Rp 151 M dengan asumsi untuk biaya langsung dan tidak langsung," ungkapnya. Sutikno menguraikan, jumlah kendaraan yang ada di dinasnya sebanyak 20 unit dan masih ada kendaraan buatan tahun 1990."Ini bukti jika perawatan kendaraan tepat sasaran dan efektif.Kendaraan lama pun masih bisa digunakan," imbuhnya.har
Tag :

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…