Diobrak Satpol PP, Pedagang Melawan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) Jalan Kapasari Surabaya, Senin (12/11) malam, berlangsung ricuh. Puluhan pedagang mengamuk dan menyandera satu truk milik Satuan Polisi Pamong Praja (satpol PP) Kota Surabaya. Penertiban ini dilakukan mulai pukul 16.00 WIB. Lantaran ada perlawanan pedagang, keributan pun tak terelakkan. Sekitar pukul 21.00 WIB, kondisi mereda setelah dilakukan mediasi. Taufik, salah satu pedagang di kawasan Gembong mengungkapkan, penertiban yang dilakukan oleh petugas Satpol PP ini tidak ada peringatan atau pemberitahuan sebelumnya. Ia pun menyebut Satpol PP terkesan arogan. "Mereka datang langsung angkut dagangan kita. Jelas kita marah," ungkap Taufik di lokasi. Kemarahan pedagang terus memuncak. Mereka (pedagang) berkumpul dan melakukan perlawanan dengan menyandera satu truk milik Satpol PP. "Kita usir, mereka seenaknya pada rakyat kecil. Kita ini cari makan," imbuh Taufik. Tak puas meyandera truk milik Satpol PP, para pedagang juga memblokir satu lajur Jalan Kapasari Surabaya. Hingga pukul 19.30 Wib, aksi pemblokiran jalan masih berlangsung. Nampak petugas kepolisian berupaya menenangkan pedagang. Kasatpol PP Kota Surabaya Irvan Widiyanto menjelaskan alasan Pemkot Surabaya melakukan penertiban. "PKL tersebut sudah direlokasi ke Sentra PKL Gembong. Sudah ada pengundian dan sudah dapat stand. Dalam perjanjian, kalau mereja sudah dapat stan, jangan berjualan di sepanjang Jalan Kapasari. Tapi ternyata mereka jualan di pinggir jalan. Makanya ditertibkan," jelasnya. Saat proses penertiban, lanjut Irvan, sempat terjadi kericuhan karena adanya pihak yang sengaja memprovokasi pedagang. "Tadi ada provokasi seolah kami mau mengambil yang tidak sesuai. Lalu ada yang memukul dan lainnya. Padahal kami tidak melakukan itu," kata dia. Sementara itu, Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya AKBP Deny Prabowo yang turun ke lokasi mengatakan, kericuhan terjadi lantaran adanya salah paham antara pedagang dengan petugas Satpol PP. "Alhamdulillah untuk situasi kami sudah koordinasi dengan warga setempat, rekan Satpol PP dan segala lapisan masyarakat di sini. Alhamdulillah sampai saat ini tidak terjadi apa-apa. Cuman sedikit tadi ada keributan mungkin karena ada salah paham," ujarnya. Deny menerangkan, anggota Sabhara Polrestabes Surabaya dan Polsek Genteng tiba di Gembong, setelah mendapatkan informasi adanya penertiban PKL yang menimbulkan keributan. "Rekan-rekan dari Polsek Genteng dan maupun kami (Sat Sabhara) mengirim pasukan disini untuk membantu mengamankan tempat ini supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tuturnya. Situasi di Gembong berangsung pulih, setelah dilakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Truk Satpol PP yang sebelumnya dibuat kempes oleh warga, juga sudah diderek ke kantor Satpol PP. Pecahan kaca maupun benda-benda yang menghalangi jalan, juga mulai dibersihkan petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Surabaya. n fir/jmi
Tag :

Berita Terbaru

Tinggalkan Seremoni, Penanggungan Malang Hadirkan Posyandu Disabilitas untuk Warga Rentan

Tinggalkan Seremoni, Penanggungan Malang Hadirkan Posyandu Disabilitas untuk Warga Rentan

Minggu, 26 Apr 2026 19:08 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Malang - Anggaran bagi kelompok rentan kerap terserap dalam kegiatan sosialisasi singkat dan seremoni tanpa keberlanjutan. Kelurahan…

Dari Karier Hukum ke Ikatan Cinta: Momen Hangat Tunangan Billy Handiwiyanto

Dari Karier Hukum ke Ikatan Cinta: Momen Hangat Tunangan Billy Handiwiyanto

Minggu, 26 Apr 2026 17:34 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kabar bahagia datang dari dunia hukum di Jawa Timur. Pengacara muda yang tengah naik daun, Billy Handiwiyanto, resmi menggelar…

Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Khofifah Ajak Masyarakat Waspada Karhutla di Tengah Ancaman El Nino

Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Khofifah Ajak Masyarakat Waspada Karhutla di Tengah Ancaman El Nino

Minggu, 26 Apr 2026 15:45 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi p…

Proyek Giant Sea Wall Jatim Dipercepat, Khofifah Tegaskan Urgensi Tanggul Laut Hadapi Risiko Pesisir

Proyek Giant Sea Wall Jatim Dipercepat, Khofifah Tegaskan Urgensi Tanggul Laut Hadapi Risiko Pesisir

Minggu, 26 Apr 2026 15:43 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:43 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung percepatan pembangunan …

Antusiasme Pengunjung Picu Lonjakan Penjualan UMKM di Ajang Domino Surabaya

Antusiasme Pengunjung Picu Lonjakan Penjualan UMKM di Ajang Domino Surabaya

Minggu, 26 Apr 2026 15:42 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – HGI City Cup 2026 Surabaya Fest tidak hanya menghadirkan kompetisi domino, tetapi juga memberi dampak signifikan terhadap pelaku usaha …

Jelang Kejurprov 2026, IPSI Surabaya Genjot Latihan dan Pertahankan Tradisi Juara

Jelang Kejurprov 2026, IPSI Surabaya Genjot Latihan dan Pertahankan Tradisi Juara

Minggu, 26 Apr 2026 15:41 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Surabaya mematangkan persiapan menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) pencak silat yang a…