Cuaca Ekstrem di Australia Sebabkan Banjir dan Kebakaran Hutan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Cuaca ekstrem menghantam beberapa wilayah Australia. Akibatnya, sejumlah daerah dilanda banjir dan kebakaran hutan. Pada Rabu (28/11) hujan deras disertai angin kencang di kota terbesar Sydney memicu kekacauan sistem transportasi, banjir di beberapa titik, gangguan penerbangan, dan pemadaman listrik. Kepolisian Sydney menyerukan agar warganya menjauh dari jalan raya untuk sementara waktu. Sebab, hujan deras telah menyebabkan banjir serta kecelakaan mobil yang menewaskan seorang warga dan terlukanya dua polisi karena tertimpa pohon. Badan Meteorologi Australia (BOM) mengatakan, dalam beberapa jam curah hujan Australia melebihi 100 milimeter. Estimasi tersebut sama dengan jumlah total curah hujan di Australia sepanjang November. Karena hujan deras, kekacauan berlangsung di beberapa sarana infrastruktur di Sydney. Bandara Internasional Sydney yang merupakan bandar udara tersibuk seantero Australia terpaksa membatalkan 20 penerbangan. Pembatalan dilakukan karena otoritas bandara menutup dua dari tiga landasan pacu. "Badai yang terjadi di sekitar bandara berlangsung sangat kuat," sebut juru bicara Bandara Sydney Cait Kyann seperti dikutip dari Reuters, Rabu (28/11). "Kami saat ini hanya mengoperasikan satu runway. Itu menyebabkan terjadinya penundaan dan pembatalan," sambung dia. Selain bandara, gangguan cuaca ekstrem terjadi pula pada jaringan listrik. Perusahaan listrik terbesar di Australia Ausgrid menyatakan, pemadaman terjadi pada 8.100 pelanggannya di Sydney dan Gold Coast. Sementara BOM dalam keterangan menjelaskan, karena kuatnya angin, ombak di pantai Sydney sempat mencapai ketinggian empat meter. Berbeda dengan keadaan di Sydney, di bagian utara Australia, Queensland, temperatur setempat mencapai 40 derajat celcius. Karena panasnya cuaca di wilayah itu, kebakaran hutan terjadi di beberapa titik. Pemadam kebakaran setempat menyebut, selama sepekan mereka berjuang memadamkan kebakaran di lebih dari 80 titik api. "Kami menghadapi hari-hari yang buruk," sebut Petugas Layanan Darurat dan Kebakaran di Queensland Craig Crawford. "Keadaan semacam ini berpotensi menimbulkan korban jiwa," sambung dia.
Tag :

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…