Ahli Waris AH Nasution Gugat Kementrian PUPR

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Cirebon - Anak sekaligus ahli waris pahlawan nasional Jenderal Besar AH Nasution menggugat sejumlah pihak dalam gugatan perdata di Pengadilan Negeri (PN) Cirebon. Pada sidang kedua yang digelar di PN Cirebon Selasa 4 Desember 2018 itu, Hendrianti Sahara Nasution menggugat Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Cirebon dan Pemkot Cirebon. Gugatan dilayangkan atas penggunaan tanah AH Nasution yang dipakai untuk jalan dan trotoar tanpa ganti rugi di Kota Cirebon. Selain menggugat tergugat I, II, dan III, notaris Nani Susanti juga ikut digugat sebagai turut tergugat. Melalui kuasa hukumnya, Hendrianti menggugat Kementrian PUPR agar memberikan ganti rugi material dan immaterial sebesar Rp 6,58 miliar, dengan perincian sebesar Rp 5,58 miliar atas ganti kerugian material dan Rp 1 miliar atas kerugian immaterial. Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Edi Junaedi itu sedianya mengagendakan pemeriksaan persidangan. Namun karena tidak semua pihak yang mewakili tergugat memenuhi persyaratan, sidang pemeriksaan pun ditunda. Menurut kuasa hukum Hendrianti, Zulfikri Lubis, saat ini tanah dengan dua sertifikat HGB atas nama AH Nasution dengan nomor 1014 dan 1017 seluas total 558 meter persegi, telah menjadi jalan dan trotoar di Jalan Banteng Kota Cirebon. “Perubahan peruntukan tanah tersebut sebagai akibat proyek pelebaran jalan yang dilakukan Kementrian PUPR di jalan nasional itu pada tahun 1998-1999, tanpa ada pemberian ganti rugi sama sekali,” kata Zulfikri. Zulfikri mengatakan, kliennya baru mengetahui bahwa almarhum ayahnya memiliki tanah di Kota Cirebon, setelah turut tergugat, notaris Nani Susanti, mengembalikan dua sertifikat HGB pada 9 April 2015. Sebelumnya, pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, dua sertifikat tersebut dititipkan kepada Soenarjo Gondokusumo pada tahun 1980. Oleh almarhum Soenarjo dan melalui surat kuasa AH Nasution, kedua sertifikat itu kemudian dititipkan kepada Nani Susanti. Padahal menurutnya, sesuai ketentuan, Nani seharusnya langsung mengembalikan kedua sertifikat begitu Soenarjo, sebagai pemberi mandat, meninggal pada 2001. “Karena masa berlaku kedua SHGB itu habis pada tahun 2000, klien kami kemudian mengajukan permohonan pengukuran dan perpanjangan HGB ke BPN Kota Cirebon, “ujarnya. Ternyata, lanjut dia, melalui surat pada April 2016, BPN menyampaikan informasi bahwa bidang tanah tersebut telah dipergunakan untuk trotoar dan Jalan Benteng sebagai jalan nasional. Dia menjelaskan bahwa upaya hukum tersebut terpaksa dilakukan kliennya sebagai upaya terakhir. Sebab, berbagai usaha dari mulai menyurati berbagai pihak termasuk Presiden Joko Widodo, dan sejumlah perundingan tidak membawa hasil. Asban Sibagariang, penasihat hukum lainnya mengungkapkan, secara prinsip melalui surat-suratnya, pihak Kementrian PUPR mengakui status tanah tersebut atas nama AH Nasution dan belum memberikan ganti rugi. “Sehingga satu-satunya proses yang bisa melegalkan pemberian ganti rugi adalah keputusan pengadilan melalui proses hukum gugatan,“ katanya. RnKementrian PUPR
Tag :

Berita Terbaru

Uber Indonesia -Taiwan Imbang 2-2

Uber Indonesia -Taiwan Imbang 2-2

Selasa, 28 Apr 2026 22:00 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI : Kemenangan Rachel/Febi membuat kedudukan Indonesia vs Taiwan imbang menjadi 2-2, semalam.Saat berita ini dibuat, partai kelima, di mana Ester…

Khofifah Dorong Penguatan Industri substitusi impor sektor Farmasi

Khofifah Dorong Penguatan Industri substitusi impor sektor Farmasi

Selasa, 28 Apr 2026 21:55 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:55 WIB

SURABAYAPAGI :  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong penguatan industri substitusi impor khususnya di sektor farmasi, demi mengurangi …

Presiden Janji Perbaiki Semua Perlintasan KA Sebesar Rp 4 triliun

Presiden Janji Perbaiki Semua Perlintasan KA Sebesar Rp 4 triliun

Selasa, 28 Apr 2026 21:50 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:50 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden Prabowo Subianto mengatakan akan memperbaiki semua perlintasan KA.Hal tersebut disampaikan Prabowo usai menjenguk korban kecelakaan…

Presiden Prabowo, Jenguk Korban Didampingi Sekab Teddy

Presiden Prabowo, Jenguk Korban Didampingi Sekab Teddy

Selasa, 28 Apr 2026 21:49 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:49 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden RI Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4).…

19 Perjalanan Kereta Dibatalkan, Termasuk Argo dan Gumarang

19 Perjalanan Kereta Dibatalkan, Termasuk Argo dan Gumarang

Selasa, 28 Apr 2026 21:45 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:45 WIB

Tabrakan Maut antara Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line rute, Diduga Disebabkan Taksi Listrik yang Mogok di Lintasan KA…

Taksi Listrik Green SM asal Vietnam, Diduga Pemicu Insiden

Taksi Listrik Green SM asal Vietnam, Diduga Pemicu Insiden

Selasa, 28 Apr 2026 21:40 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:40 WIB

SURABAYAPAGI : Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi buka suara soal insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek. Insiden tersebut…