Sering Cekcok tapi Enggan Putus? Break Bisa Menjadi Salah Satu Alternatif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com – Ditengah perjalanan menjalin hubungan, seringkali anda mengalami cekcok dan perbedaan pendapat dengan pasangan. Terkadang sering terlintas untuk mengakhiri hubungan ini. Namun jangan terburu-buru untuk melepas sang kekasih. Break bisa anda lakukan untuk saling introspeksi diri masing-masing. Namun, berapa lama idealnya harus break? Break pacaran bukan berarti putus. Kadang, keputusan "berpisah sementara" ini harus dibuat oleh kedua belah pihak ketika hubungan mereka sedang bermasalah tapi belum atau tidak ingin putus. Masing-masing pihak bisa memanfaatkan momen break untuk menjernihkan pikiran yang mumet akibat segala perkara pacaran serta merenung untuk mencari jawaban atas permasalahan dan memikirkan masa depan dari hubungan itu sendiri. Tak jarang juga break digunakan untuk menikmati waktu menjadi diri sendiri tanpa campur tangan kehadiran pasangan. Misalnya, menghabiskan waktu lebih banyak bersama keluarga di rumah atau pergi liburan bersama sahabat terdekat yang mungkin sempat jarang berkontak karena Anda sibuk pacaran. Ingat pepatah bijak yang berkata, "jauh di mata dekat di hati", ’kan? Nah, jeda jarak dan waktu ini pada akhirnya bisa mengukur seberapa besar rasa cinta dan rindu dalam diri Anda setelah tahu seperti apa rasanya hidup tanpa pasangan. Jeda pacaran yang Anda berdua butuhkan tentu harus dibuat atas kesepakatan bersama, setelah berdiskusi baik-baik. Pastikan juga untuk menegaskan apa maksud sebenarnya dari break tersebut. Meski demikian, Anda tidak disarankan untuk break pacaran terlalu lama. Sebab break yang terlalu lama bisa bikin Anda dan pasangan lama-lama terlena dan lupa diri atas tujuan awal kenapa memutuskan "pisah sementara". Bahkan mungkin justru sama-sama mangkir dari satu sama lain sehingga akhirnya malah makin meregangkan hubungan. Bila perlu, bikin peraturan dan persetujuan yang harus dipatuhi satu sama lain selama break. Contohnya, apakah boleh pergi dengan lawan jenis lain atau tidak? Apa boleh menghubungi satu sama lain? Membuat peraturan break pacaran yang jelas bisa menjadi "pegangan" bagi satu sama lain agar tidak menyalahgunakan kesempatan yang ada. Idealnya agar tidak keterusan tanpa solusi yang jelas, ambil waktu sekitar 2-3 minggu dulu untuk break. Setelah itu barulah putuskan untuk bertemu untuk membicarakan hubungan Anda berdua ke depannya. Apabila masih alot, mungkin bisa kembali dirundingkan apakah perlu melanjutkan break atau tidak. Break nantinya dapat menguatkan cinta Anda berdua setelah kembali bersatu. Namun, break bukanlah solusi satu-satunya yang bisa menguji kekuatan cinta Anda berdua. Duri dalam hubungan Anda bisa diselesaikan dengan komunikasi terbuka dan langsung ambil langkah nyata untuk memperbaikinya. Penting juga diperhatikan bahwa Anda berdua jangan memutuskan untuk break pacaran karena terbakar emosi. Ambil keputusan break dengan kepala dan hati dingin agar bisa sama-sama menimbang manfaat dan konsekuensinya. hs
Tag :

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…