Tujuh Hari Hilang, Pelajar SMKN 5 Surabaya di Gunung Arjuno Belum Ditemukan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tujuh hari hilang di Gunung Arjuno, Faiqus Syamsi (17) pelajar SMKN 5 Surabaya masih belum ditemukan. Semua personel Tim Sar yang melakukan pencarian ditarik Rabu (26/12/2018) malam. Tim Sar melakukan pencarian sejak Rabu (19/12/2018) lalu setelah mendapat laporan pada Selasa (18/12/2018) malam. Usaha Tim Sar melawan cuaca buruk dalam misi pencariannya hingga Rabu (26/12/2018) malam belum membuahkan hasil. Farid Kurniadi, Koordinator Tim Sar menyebut, pencarian dilakukan pihaknya di sejumlah titik di Gunung Arjuno, salah satunya di titik hilangnya korban yaitu di Puncak Bayangan. "Hingga malam ini masih belum membuahkan hasil. Dan malam ini status Tim Sar ditarik. Tapi jika tidak kelelahan, akan kami lanjutkan besok pagi," sebut Farid. Dihari ketujuh pencarian, semua kekuatan tim dikerahkan mulai pukul 06.45 Wib. Namun hingga pukul 17.30 Wib, korban masih belum ditemukan. Dijelaskan Farid, ada 4 grup Search Rescue Unit (SRU) berkekuatan 40 personil telah menyebar melakukan penyisiran di lokasi yang diduga jadi tempat keberadaan korban. Masih kata Farid, untuk SRU 1 menyisir Puncak Bayangan menuju ke atas. Untuk SRU 2 menyusuri tebing-tebing belah dengan menggunakan tali. Sedangkan SRU 3 melakukan penyisiran di bagian tebing yang bisa dilewati dengan jalan kaki. Dan SRU 4 juga melakukan penyisiran di Puncak Bayangan. "Keempat SRU saling terkoneksi. Apabila survivor ditemukan, SRU yang berdekatan langsung bergerak membantu," paparnya. Farid menambahkan, jika mengacu pada UU tentang SAR, batas waktu pencarian berakhir pada hari ini. Artinya, seluruh Tim Sar ditarik dari Gunung Arjuno. Namun menurut Farid, pihaknya masih menunggu evaluasi para SRU di atas. Sebab SRU 1 belum merapat di Posko Lembah Kijang. Farid mengisahkan, mulai setiap harinya, Tim Sar melakukan pencarian terhitung sejak pukul 07.00 sampai 14.00 Wib. "Waktu selebihnya rata-rata hujan dan kabut tebal," pungkasnya. jn
Tag :

Berita Terbaru

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Para produsen tempe di Lumajang, Jawa Timur mengeluh dan menjerit usai harga kedelai melonjak ugal-ugalan yang juga dipicu imbas…