Meletus 14 Kali dalam Semenit, Status Gunung Anak Krakatau Menjadi Siaga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com – Hari ini Kamis (27/12), Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meningkatkan status Gunung Anak Krakatau dari waspada menjadi siaga sejak pukul 06.00 WIB. Peningkatan status ini dilakukan seiring aktivitas vulkanik di gunung tersebut yang mencapai 14 kali letusan dalam semenit. Sekretaris Badan Geologi Kementerian ESDM Antonius Ratdomopurbo mengatakan, yang paling mengancam dari kondisi ini adalah lontaran material. Oleh karena itu, masyarakat tidak diperbolehkan mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius 5 kilometer (km). Selain itu, masyarakat diimbau untuk menyiapkan masker karena adanya persebaran abu vulkanik. "Masyarakat harap menyiapkan masker karena mulai ada abu yang tersebar, tergantung arah anginnya," kata Antonius, di Jakarta, Kamis (27/12). Ketinggian abu terlihat secara visual mencapai 2.500-3.000 meter. Dalam hal ini, Badan Geologi Kementerian ESDM telah memberikan peringatan kepada penerbangan untuk waspada terhadap kondisi langit yang disebabkan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Sedangkan, untuk kapal laut tidak akan terkena dampak, karena tidak melintasi gunung tersebut."Kapal laut tidak lewat Krakatau, tidak apa-apa, masih aman," kata dia. Selain itu, yang perlu diwaspadai adalah terjadinya longsor pada lereng, karena ini bisa menyebabkan tsunami seperti yang terjadi pada Sabtu (22/12). Untuk mencegah jatuhnya korban jiwa, Badan Geologi Kementerian ESDM akan terus melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Antonius juga menjelaskan, kejadian longsor lereng Gunung Anak Krakatau sulit untuk diprediksi. Pihaknya hanya bisa memberikan peringatan secara cepat jika terjadi longsor dan memberikan efek besar terhadap masyarakat di wilayah tersebut. "Longsor itu lokal sekali, longsor itu ada yang cepat seperti tanggal 21 Desember, atau longsor turun pelan pelan," kata dia. Gunung Anak Krakatau sebelumnya menyandang status waspada atau level II sejak 26 Januari 2012. Lalu Anak Krakatau mulai kembali aktif melakukan erupsi sejak pertengahan 2018. Selain itu, ada letusan berupa awan panas. Awan panas ini yang mengakibatkan adanya hujan abu termasuk yang terekam pada 26 Desember 2018 jam 17.15 WIB. Petugas dari Pos Kalianda pada jam 12 malam juga melaporkan suara gemuruh dengan intensitas tinggi. kd
Tag :

Berita Terbaru

Jaga Eksistensi Budaya, Pemkot Kediri Tingkatkan Kapasitas Pelaku Seni dan Budaya Melalui Bimtek

Jaga Eksistensi Budaya, Pemkot Kediri Tingkatkan Kapasitas Pelaku Seni dan Budaya Melalui Bimtek

Rabu, 06 Mei 2026 17:49 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 17:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sebagai langkah strategis memperkuat kapasitas pelaku seni dan budaya, sekaligus menjaga eksistensi budaya lokal di tengah arus…

Resmi Menjadi Sekretaris Komisi A DPDR Surabaya, Anas Karno Perkuat Pengawasan, Legislasi dan Anggaran 

Resmi Menjadi Sekretaris Komisi A DPDR Surabaya, Anas Karno Perkuat Pengawasan, Legislasi dan Anggaran 

Rabu, 06 Mei 2026 17:38 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 17:38 WIB

Surabaya Pagi - Anas Karno resmi ditetapkan sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dalam rapat paripurna DPRD Surabaya, Rabu (6/5). Penetapan tersebut…

Lingkaran Utang Pringgitan Terungkap di Sidang Korupsi Ponorogo, Heru Beber Peran Sekda dan Mahatma

Lingkaran Utang Pringgitan Terungkap di Sidang Korupsi Ponorogo, Heru Beber Peran Sekda dan Mahatma

Rabu, 06 Mei 2026 17:21 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 17:21 WIB

SURABAYA PAGI,  Surabaya- Tabir aliran dana dalam pusaran kasus korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo kian benderang. Dalam persidangan terbaru …

Sorot Kekerasan di Daycare, Pakar UNAIR Ingatkan Dampak Trauma Anak dan Pentingnya Pengawasan Ketat

Sorot Kekerasan di Daycare, Pakar UNAIR Ingatkan Dampak Trauma Anak dan Pentingnya Pengawasan Ketat

Rabu, 06 Mei 2026 16:14 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 16:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dugaan kasus kekerasan dan penelantaran anak di tempat penitipan anak (daycare) kembali menjadi sorotan publik. Menanggapi hal t…

Dukung Dermaga Baru, INSA Gresik Soroti Sejarah Pelabuhan Rakyat dan Bayang-Bayang Dominasi Pelindo

Dukung Dermaga Baru, INSA Gresik Soroti Sejarah Pelabuhan Rakyat dan Bayang-Bayang Dominasi Pelindo

Rabu, 06 Mei 2026 16:13 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 16:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Rencana pembangunan dermaga penumpang dan barang yang digagas Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendapat dukungan dari kalangan pelaku …

Gelar RUPST, Bank Jatim Setujui Pembagian Dividen Rp 850 Miliar dan Angkat Pengurus Baru

Gelar RUPST, Bank Jatim Setujui Pembagian Dividen Rp 850 Miliar dan Angkat Pengurus Baru

Rabu, 06 Mei 2026 16:03 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 16:03 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025.…