Kuli Bangunan Bermimpi jadi Bandar Sabu Kakap

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Buaian kaya secara instan, membuat siapa saja yang tak kuat iman, mau menyelami sisi gelap bisnis haram peredaran narkotika. ---- SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seperti kisah Sudarmadji, warga Sidotopo Wetan, Surabaya. Demi espektasi kaya raya sebagai bandar narkoba kelas kakap, pria 56 tahun itu kini harus merelakan tabungannya terkubur bersama impian dibalik jeruji besi penjara. Tabungan yang dikumpulkan sejak beberapa tahun menjadi kuli bangunan senilai 45 juta rupiah itu digunakannya untuk membeli 50 gram sabu dan 8 gram ganja kering. Tapi naas, cerita Sudarmadji berkahir di tangan Unit II Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Kondisi ekonomi yang tidak terlalu baik, membuat Sudarmadji lupa diri. Iming-iming kaya raya singkat membuat ia terjerumus menjadi pengedar narkoba. Meski, baru November tahun lalu memulai bisnis haram itu, Sudarmadji sudah terlalu berani menggadaikan masa depan dan uangnya dalam bisnis terlarang itu. "Saya beli 45 juta per 50 gram," aku Sudarmadji. Sambil terbata dan terlihat menangis penuh penyesalan, Sudarmadji menjawab pertanyaan Wakasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Yusuf dihadapan wartawan. Sudarmadji mengaku, ia mengenal bisnis narkoba itu dari seorang temannya di Bungurasih Surabaya. Melalui perantara temannya, Sudarmadji kemudian mengenal bandar berinisial SL. Dari situlah, transaksi Sudarmadji dan SL dilakukan. "Dua kali ambil barang, sekali itu sekitar 25 gram, sudah habis, kemudian kulak lagi ini, 50 gram," tambahnya. Harga yang ditempuh Sudarmadji terlalu mahal untuk masa tuanya. Belum habis 50 gram itu, ia keburu terendus polisi. Sebelumnya, ia mendapat keuntungan 300 ribu rupiah setiap 1 gram sabu yang berhasil dijualnya. Dalam tiap transaksi, Sudarmadji dan SL berkomunikasi melalui telepon. SL selalu menggunakan private number untuk menghubungi Sudarmadji. Keduanya menggunakan sistem ranjau untuk tiap kali transaksi. "Tersangka kami tangkap di rumahnya. Untuk modus transaksi, tersangka berhubungan dengan bandar diatasnya menggunakan telepon. Sistemnya ranjau dan beli, bukan titipan," kata Yusuf, Selasa (8/1). Yusuf juga menyebut, polisi sedikit kesulitan mengungkap dimana SL. Pasalnya, Sudarmadji belum pernah bertemu dengan SL secara langsung dan SL juga selalu menggunakan privat number saat menghubungi Sudarmadji. "Kami berupaya, tapi memang ada sedikit kesulitan karena bandar diatasnya itu memghubungi tersangka dengan privat number. Tersangka sendiri belum pernah bertemu SL," lanjutnya. Meski begitu, ada secercah petunjuk kepolisian untuk mengungkap dan menangkap SL. Kuncinya ada di teman Sudarmadji yang mengenalkan ia kepada SL. "Kami ada arah kesana. kita duga perantara itu merupakan jaringan SL juga. mohon doanya," tandas Yusuf. Saat ini, Sudarmadji harus merasakan dinginnya lantai tahanan Mapolrestabes Surabaya. Ia terancam hukuman lebih dari lima tahun penjara karena barang bukti yang ditemukan diatas 1 gram. Firman Rachmanudin, Julian Romadhona Tim Wartawan Surabaya Pagi
Tag :

Berita Terbaru

Jihanning dan Agus Pamuji Kompak Pilih Kabur Usai Pemeriksaan 

Jihanning dan Agus Pamuji Kompak Pilih Kabur Usai Pemeriksaan 

Senin, 04 Mei 2026 20:22 WIB

Senin, 04 Mei 2026 20:22 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Dua saksi dalam kasus dugaan pemerasan yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, memilih menghindari awak media usai menja…

Jaga Kesehatan Masyarakat, Puskesmas Sekardangan Gelar Cek Kesehatan Gratis

Jaga Kesehatan Masyarakat, Puskesmas Sekardangan Gelar Cek Kesehatan Gratis

Senin, 04 Mei 2026 17:50 WIB

Senin, 04 Mei 2026 17:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Puskesmas Sekardangan Kecamatan Sidoarjo Kota, menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) setiap hari kerja untuk…

JConnect Versi Terbaru Resmi Diluncurkan, Sukses Tarik Lebih Dari 27 Ribu Pengunjung

JConnect Versi Terbaru Resmi Diluncurkan, Sukses Tarik Lebih Dari 27 Ribu Pengunjung

Senin, 04 Mei 2026 17:50 WIB

Senin, 04 Mei 2026 17:50 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Bank Jatim sukses menggelar puncak acara launching JConnect dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Grand City S…

Program MBG Dipastikan Aman Konsumsi

Program MBG Dipastikan Aman Konsumsi

Senin, 04 Mei 2026 17:27 WIB

Senin, 04 Mei 2026 17:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sekitar pukul 10.30 wib dua rombongan mobil box dari SPPG (Santuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) membawa 1.214 paket MBG (Makan…

KPK Periksa Saksi dari Napi hingga Bank Jatim dalam Kasus Maidi  ‎

KPK Periksa Saksi dari Napi hingga Bank Jatim dalam Kasus Maidi ‎

Senin, 04 Mei 2026 17:02 WIB

Senin, 04 Mei 2026 17:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan pemerasan yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

RSUD Dr Harjono Ponorogo Buka Poliklinik Eksekutif, Layanan Tanpa Antre bagi Pasien Umum

RSUD Dr Harjono Ponorogo Buka Poliklinik Eksekutif, Layanan Tanpa Antre bagi Pasien Umum

Senin, 04 Mei 2026 16:52 WIB

Senin, 04 Mei 2026 16:52 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Harjono Ponorogo resmi meluncurkan layanan Poliklinik Eksekutif guna meningkatkan standar pelayanan…