Didesak AS, Jerman Cabut Izin Operasional Maskapai Iran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Otoritas Jerman secara resmi mencabut izin operasional maskapai penerbangan Iran di wilayahnya. Sanksi diberikan setelah pemerintah Amerika Serikat mendesak Jerman. Dikutip dari Reuters, Selasa, 22 Januari 2019, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman menyatakan larangan tersebut diberlakukan karena maskapai penerbangan Iran telah mengangkut peralatan dan personel militer ke Suriah dan zona perang lain di Timur Tengah. Jubir menyatakan pula larangan terbang itu akan segera berlaku. Amerika Serikat yang telah lebih dulu menjatuhkan sanksi terhadap Mahan Air asal Iran pada 2011 mendesak sekutunya di Uni Eropa untuk mengikuti langkah tersebut. "Departemen Keuangan AS menghargai keputusan penting Jerman untuk melarang operasional Mahan Air. Mahan secara rutin menerbangkan IRGC-QF (pasukan pendukung pemerintah Iran) dan senjata ke Suriah. Mereka mendapat sanksi sekunder dari kami dan seharusnya dilarang di seluruh dunia," kata Menteri Keuangan AS Steve Mnuchin pada Senin, 21 Januari 2019 merespons keputusan Jerman. Mahan Air yang didirikan pada 1992 merupakan maskapai penerbangan swasta pertama Iran. Maskapai itu memiliki armada pesawat terbesar di Iran dan melakukan penerbangan ke sejumlah negara Eropa, termasuk Prancis, Italia, Spanyol, dan Yunani. Duta Besar AS di Berlin, Richard Grenell, yang telah lama keberatan dengan hubungan Mahan Air ke Jerman, menyambut baik larangan tersebut. "Mahan Air telah menerbangkan teroris, senjata, peralatan, dan dana ke berbagai wilayah untuk mendukung kelompok teroris Iran," katanya dalam sebuah pernyataan. "Langkah Iran menggunakan Mahan Air untuk mendukung rezim Assad di Suriah, misalnya, telah berkontribusi pada penderitaan manusia yang luar biasa, kekerasan, dan ketidakstabilan politik yang dirasakan di seluruh dunia," katanya, merujuk pada Presiden Suriah Bashar al-Assad. Sementara itu, juru bicara pemerintah Jerman Steffen Seibert membantah bahwa keputusan untuk melarang Mahan adalah hasil dari tekanan A.S. "Keputusan Jerman didasarkan pada pertimbangan kebutuhan keamanan kami," katanya dalam konferensi pers. “Tidak dapat disangkal bahwa maskapai ini juga dapat mengangkut kargo ke Jerman yang mengancam keamanan kami. Ini didasarkan pada pengetahuan tentang aktivitas teroris Iran yang pernah bergerak di Eropa," ujarnya. Negara-negara Eropa kini berada di bawah tekanan AS untuk memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran. Tekanan ini mulai datang sejak Presiden Donald Trump tahun lalu menarik Washington dari perjanjian non-proliferasi nuklir internasional yang dicapai di bawah pemerintahan Barack Obama. Bersama dengan Iran, para penandatangan perjanjian tersebut yaitu Jerman, Prancis, Inggris, Rusia dan China masih berusaha melanjutkan isi perjanjian.
Tag :

Berita Terbaru

Rekom DPRD Sidoarjo, PKL CFD Pedalindo Kembali ke Ponti atau Alun-Alun

Rekom DPRD Sidoarjo, PKL CFD Pedalindo Kembali ke Ponti atau Alun-Alun

Kamis, 26 Feb 2026 16:05 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 16:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Bulan Ramadhan penuh berkah hampir dirasakan oleh semua orang, dimana pekerja formal akan mendapat Tunjangan Hari Raya (THR),…

Ketua DPRD Jatim Bantah Ada Kunker Luar Negeri Bulan Depan

Ketua DPRD Jatim Bantah Ada Kunker Luar Negeri Bulan Depan

Kamis, 26 Feb 2026 15:54 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 15:54 WIB

SURABAYA, SURABAYAPAGI.COM - Kabar rencana kunjungan ke Luar Negeri di bulan Maret 2026 dibantah langsung Ketua DPRD Jawa Timur H Musyafak Rouf. Meskipun…

PLN dan Rumah BUMN Pacitan Gelar Bazar Kampoeng Ramadhan Libatkan UMKM Lokal

PLN dan Rumah BUMN Pacitan Gelar Bazar Kampoeng Ramadhan Libatkan UMKM Lokal

Kamis, 26 Feb 2026 15:20 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 15:20 WIB

SurabayaPagi, Pacitan – Semarakkan bulan Ramadhan 1447 Hijriah sekaligus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal, PLN dan Rumah BUMN P…

Kolaborasi Frank & co. dan Maudy Ayunda Bersinar di Sundance Film Festival 2026

Kolaborasi Frank & co. dan Maudy Ayunda Bersinar di Sundance Film Festival 2026

Kamis, 26 Feb 2026 15:15 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 15:15 WIB

SurabayaPagi, Utah – Brand perhiasan Frank & co. kembali menorehkan prestasi di panggung internasional dengan mendampingi Brand Ambassador-nya, Maudy Ayunda, d…

Terjatuh dari Jembatan Setinggi 3 Meter, Kakek 64 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia

Terjatuh dari Jembatan Setinggi 3 Meter, Kakek 64 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia

Kamis, 26 Feb 2026 14:58 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com , Blitar - Pengguna jembatan di atas sungai Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar dikejutkan ada motor dan penumpangnya tercebur dari jembatan…

Bangun Sinergitas Blitar Aman, Kapolres Bukber Bareng Awak Media dan Beri Santunan Anak Yatim

Bangun Sinergitas Blitar Aman, Kapolres Bukber Bareng Awak Media dan Beri Santunan Anak Yatim

Kamis, 26 Feb 2026 14:53 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar menggelar buka bersama (Bukber) bareng  awak media dan beri santunan anak yatim yang  diikuti oleh segenap pejabat u…