Tyas Mirasih Dilaporkan ke KPAI

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Artis Tyas Mirasih dilaporkan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), kemarin (21/1/2019). Ini terkait pengasuhan keponakannya, Amandine Cattleya Billy, yang masih usia balita. Selain itu, artis cantik ini juga diduga melakukan eksploitasi secara ekonomi. Pelapor diketahui Maryke Harris Pohu, nenek Amandine Cattleya. Maryke melaporkan Tyas Mirasih terkait hak pengasuhan anak. Laporan sendiri diterima dengan nomer STPP 31/KPAI/PGDN/I2019. Maryke Harris Pohu sebagai nenek kandung dan juga wali merasa tidak bisa bertemu dengan cucunya. Dugaan eksploitasi anak sendiri terjadi ditunjukkan dengan bukti berupa foto dan akun Instagram @AmandineCattleya yang dibuat Tyas Mirasih. Hal ini dapat diduga bahwa anak tersebut dieksploitasi karena mengendorse produk-produk di instagram. Kuasa hukum Maryke Harris Pohu, Yunus Adhi Prabowo menegaskan hak perwalian anak dengan jelas jatuh ke tangan kliennya. Hal ini berdasarkan penetapan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tanggal 24 September 2018. "Lalu kenapa Tyas Mirasih tidak mengembalikan anak tersebut? Tyas tidak memiliki hubungan darah apapun. Kami memberikan waktu 3X24 jam untuk menyerahkan Amandine," ujar Yunus, Selasa (22/1/2019). Untuk diketahui, Amandine Cattleya merupakan anak yang dilahirkan Billy Arifin Pohu dan Sisilia Supriyadi yang keduanya orang tuanya telah meninggal dunia. Hingga berita ini diturunkan, Tyas Mirasih belum memberikan tanggapannya. n jk
Tag :

Berita Terbaru

Hakim Militer Jadwalkan Periksa Aktivis kontras di RS

Hakim Militer Jadwalkan Periksa Aktivis kontras di RS

Kamis, 07 Mei 2026 06:11 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:11 WIB

SURABAYAPAGI : Hakim mengatakan jika Andrie tak bisa hadir secara fisik maka majelis yang akan datang ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan di tempat.…

Kuasa hukum Richard Lee, Tegaskan Mualaf itu Urusan Personal dengan Sang Pencipta

Kuasa hukum Richard Lee, Tegaskan Mualaf itu Urusan Personal dengan Sang Pencipta

Kamis, 07 Mei 2026 06:10 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:10 WIB

SURABAYAPAGI : Kuasa hukum Richard Lee, Abdul Haji Talaohu, akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait kabar pencabutan sertifikat mualaf kliennya oleh…

MUI dan PBNU, Gusar Pemerkosaan Santriwati di Ponpes

MUI dan PBNU, Gusar Pemerkosaan Santriwati di Ponpes

Kamis, 07 Mei 2026 05:54 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 05:54 WIB

SURABAYAPAGI : Kini MUI dan PBNU, mulai gusar atas peristiwa pemerkosaan santriwati di Ponpes Pati. Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas…

Menag Tegaskan Kekerasan Seksual Cederai Martabat Kemanusiaan

Menag Tegaskan Kekerasan Seksual Cederai Martabat Kemanusiaan

Kamis, 07 Mei 2026 05:50 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI : Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan tak ada toleransi bagi kekerasan seksual."Sikap saya terkait tindak kekerasan seksual itu jelas dan…

Kompolnas Diperkuat, Studi Kasus AKBP Polda Jatim

Kompolnas Diperkuat, Studi Kasus AKBP Polda Jatim

Kamis, 07 Mei 2026 05:46 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 05:46 WIB

SURABAYAPAGI : Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, mengatakan Presiden Prabowo Subianto setuju Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas)…

OJK pun Dihantui Arus Dana Keluar, Apalagi Pemerintah

OJK pun Dihantui Arus Dana Keluar, Apalagi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 05:40 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 05:40 WIB

SURABAYAPAGI : Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mengatakan pasar modal Tanah Air saat ini masih dihantui oleh arus…