Melongok Surabaya Tempo Dulu dari Gedung Siola

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Gedung Siola adalah salah satu landmark Kota Surabaya, bukan bangunan biasa, melainkan menyimpan sejarah kelam. Sempat dibumihanguskan ketika pejuang berusaha untuk melawan serangan sekutu dari kawasan utara. Pasca kemerdekaan, gedung ini sempat disebut sebagai pusat perbelanjaan yang ramai namun kini telah disulap menjadi Mall Pelayanan Publik dan Museum Surabaya. Mall Pelayanan Publik biasanya menjadi tujuan utama para pengunjung mendatangi gedung tua ini, namun tidak boleh dilewatkan, Museum Surabaya juga bisa menjadi destinasi wisata sembari menunggu nomor antrian. Ide menarik dari tempat ini adalah menempatkan Museum Surabaya di tempat yang sering dikunjungi masyarakat, sehingga tidak sekedar menunggu tapi juga belajar. Museum Surabaya dibuka setiap hari Selasa-Minggu dengan jam operasional selama pukul 09.00-21.00 WIB. Ketika masuk ke museum ini terlebih dahulu harus menulis identitas di buku tamu untuk data sebelum bisa menikmati isinya. Pertama kali menginjakkan kaki ke museum ini langsung disambut oleh dinding lebar yang menunjukkan Wali Kota Surabaya sejak tahun 1916. Pergantian wajah-wajah terlihat jelas, dimulai dari Bangsa Belanda, Jepang, barulah warga Indonesia setelah kemerdekaan. Di tempat ini menyajikan berbagai peninggalan bersejarah yang seolah menjadi time machine untuk throwback ke tempo dulu Surabaya. Beberapa di antaranya seperti permainan tradisional, peralatan makan peninggalan Belanda, kendaraan khas Surabaya tempo dulu berupa angguna, telepon maupun radio jaman dahulu kala, hingga beberapa potret Surabaya era lampau. Semuanya berada di satu tempat dengan penjelasan menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris. Pertama kali, Gedung Siola diubah menjadi Mall Pelayanan Publik sekaligus Museum Surabaya adalah ditahun 2015. “Untuk koleksinya memang dikumpulkan dari berbagai dinas terkait seperti ada sertifikat pendaftaran menikah jaman dulu dari badan arsip. Selain itu, juga ada yang diambil dari Balai Pemuda seperti meja kursi lampau”, ujar Haris sebagai pemandu Museum Surabaya kepada pihak Surabaya Pagi. Tujuan utama ditempatkannya Museum Surabaya berdekatan dengan Mall Pelayanan Publik menurut Haris sendiri adalah untuk memberikan edukasi sekaligus informasi kepada masyarakat Surabaya termasuk pemuda pemudi agar lebih mengenal kotanya. Selain itu, bagi masyarakat yang sedang menikmati layanan Mall Pelayanan Publik bisa sembari menunggu juga mendapatkan ilmu di Museum Surabaya. Terlihat beberapa pengunjung yang keluar masuk dari area Museum Surabaya menunjukkan tertariknya masyarakat terhadap tempat wisata tidak biasa ini. “Ramainya museum ini justru tidak pada hari Sabtu, melainkan hari operasional kerja karena sembari mengurus sesuatu di Mall Pelayanan publik”, tandasnya.
Tag :

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…