Dipenjara Usai Dituding Pelakor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Majalis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan menghukum Sisca Dewi dengan hukuman penjara selama tiga tahun. Artis cantik ini dihukum terkait kasus pemerasan dengan modus orang ketiga atau perebut lelaki orang (pelakor). Sisca Dewi terbukti secara sah, bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan menginformasikan transmisi elektronik yang memiliki muatan pengancaman sebagai perbuatan pengancaman yang berlanjut. Atas perbuatannya, dia tak hanya dihukum penjara tetapi didenda Rp500 juta. Jika denda tidak dibayarkan, maka hukumannya ditambah 3 bulan. Pakar psikologi Tika Bisono, mengatakan, kehadiran orang ketiga yang bermuatan unsur kriminal sudah seharusnya diseret ke meja hijau. “Aparat kepolisian tidak segan masuk ke ranah tersebut, karena jelas-jelas memenuhi unsur pidana,” ujar Tika dalam pesan tertulisnya, Kamis (24/1/2019). Ranjang Bunga Pemerasan Sisca Dewi terbeber dalam persidangan. Salah satunya dari kesaksian sahabat Sisca bernama Patrika Susana, mantan Wakil Ketua Umum Bidang Kesra dan Perempuan, Partai Hanura. Anggie dihadirkan sebagai saksi oleh Jaksa Penuntut Umum. Kesaksian dia sekaligus menyingkap tabir jebakan-jebakan yang dilakukan Sisca terhadap banyak laki-laki di rumahnya yang kosong. Kelakuan pedangdut yang sudah beberapa kali melakukan operasi plastik itu, menurut Anggie membuat partainya tercemar. “Banyak laporan masuk terkait perilaku terdakwa. Saya tahu karena saya membidang Kesra dan Perempuan,” kata Anggie, kemarin. Anggie mengutarakan, suatu pagi, saat teman sesama pengurus DPP Partai Hanura, usai salat subuh menghubungi dan minta ditemani ke rumah Sisca. “Yang saya heran, mengapa minta saya antar? Di situ dia bilang tidak enak datang sendiri, karena rumah terdakwa kosong, bahkan tidak ada pembantu,” ujar Anggie. Akhirnya Anggie pun menemani temannya ke rumah Sisca Dewi. Anggie sempat melihat ranjang di salah satu kamar penuh dengan taburan bunga di atas seprei. Tak lama kemudian, ia pun mendapat banyak cerita dari teman laki-laki yang pernah diajak ke rumahnya. Ada yang berhasil masuk kamar, ada yang tidak. Yang masuk jebakan, dan berhasil difoto oleh terdakwa, akan menjadi korban. Nikah Sirri Ibu kandung Sisca Dewi membenarkan anaknya pernah menikah dua kali. "Pernah nikah resmi di KUA sama Iwan Ibrahim. Dua anak Iwan datang, juga ibu dan saudaranya," kata Nehruwati saat persidangan Desember 2018 lalu. Lanjut Nehruwati, dengan Iwan, Sisca Dewi pun sempat lebih dulu merajut rumah tangga bersama seorang hakim bernama Sudarto. "Sebelum sama Iwan, pernah menikah sama Hakim Sudarto, ada foto dan dokumentasinya," ucap Nehruwati. Iwan Ibrahim mantan pejabat BNN (Badan Narkotika Nasional) menikah siri dengan Sisca Dewi. Kejadian itu berujung tragis. Keluarga berantakan. Sementara pernikahan dengan Sisca pun hanya bertahan tiga bulan. Sementara yang kasus pernikahan dengan Hakim Sudarto, lebih tragis dan miris lagi. Hakim di PN Jaksel itu terjerat Sisca Dewi hingga mengorbankan anak-istrinya. Namun hidup Hakim Sudarto hancur sampai akhirnya struk dan akhirnya meninggal dunia. n
Tag :

Berita Terbaru

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…

Bahlil, Ingin Selamatkan Indonesia dari Ketergantungan Impor Solar

Bahlil, Ingin Selamatkan Indonesia dari Ketergantungan Impor Solar

Kamis, 25 Jun 2026 17:48 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Indonesia akan berhenti impor solar mulai tahun ini. Hal ini seiring dengan penerapan mandatori biodiesel 50% atau B50 yang akan…

Luhut: Indonesia Berisiko Terjebak Middle Income Trap

Luhut: Indonesia Berisiko Terjebak Middle Income Trap

Kamis, 25 Jun 2026 17:45 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan Indonesia berisiko terjebak dalam middle income trap…

Purbaya, Sidak ke Perusahaan Baja asal China, Soal Perpajakan

Purbaya, Sidak ke Perusahaan Baja asal China, Soal Perpajakan

Kamis, 25 Jun 2026 17:43 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu perusahaan baja asal China di kawasan Pulogadung,…

DPR Minta PT Pos Bikin Lompatan Besar Tata Kelola Business Logistik

DPR Minta PT Pos Bikin Lompatan Besar Tata Kelola Business Logistik

Kamis, 25 Jun 2026 17:41 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PT Pos Indonesia dinilai harus cepat melakukan transformasi digital dan integrasi layanan, seperti memperkuat segmen logistik dan…

SPMB SD Surabaya Rampung, Seleksi SMP Masuk Tahap Afirmasi dan Mutasi

SPMB SD Surabaya Rampung, Seleksi SMP Masuk Tahap Afirmasi dan Mutasi

Kamis, 25 Jun 2026 17:38 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) telah menuntaskan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru…