KPK Tak Yakin 100 Persen Gaji Besar Bisa Cegah Korupsi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Syarif berpendapat peningkatan gaji kepala daerah dapat mengurangi tingkat korupsi di jajaran pejabat daerah. Hal ini disampaikan menyikapi Kapuspen Kemendagri Bahtiar Baharudin yang menyebut kenaikan gaji kepala daerah mencegah korupsi. "Saya tidak bisa menjamin 100 persen tapi itu salah satu cara agar korupsi berkurang," kata Laode, kemarin. Laode menyatakan kenaikan gaji bisa mengurangi korupsi skala kecil (petty corruption), korupsi pejabat yang menyalahgunakan jabatan demi mendapat sogokan kecil. Namun, langkah ini dinilai tak bisa mengurangi korupsi skala besar yang menyalahgunakan sumber daya publik. Ia menegaskan banyak kasus korupsi yang melibatkan tokoh, pejabat-pejabat kaya di daerah dan di pusat. "Itu (kenaikan gaji) bukan solusi terbaik atau tidak terbaik. Tapi sistem penggajian pejabat dan PNS di Indonesia menurut saya belum bagus," tuturnya. Di sisi lain, ia juga berpendapat perkara korupsi yang banyak melibatkan kepala daerah paling banyak disebabkan oleh kurang baiknya integritas sebagai pejabat. Sebelumnya, Kapuspen Kemendagri Bahtiar Baharudin berpendapat kepala daerah kerap terjerat korupsi karena selalu mencari sumber pembiayaan alternatif bahkan di luar ketentuan hukum. Kenaikan gaji dinilai menjadi salah satu opsi mencegah korupsi. Hal itu disampaikan usai KPK menangkap Bupati Mesuji, Khamami. Kenaikan gaji, kata Bahtiar, tetap memerlukan kajian lebih lanjut sebab mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Khamami adalah salah satu dari puluhan kepala daerah yang ditangkap KPK. Beberapa kepala daerah lainnya ialah Bupati Hulu Sungai Tengah Abdul Latif, Bupati Lampung Tengah Mustafa, Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar, Bupati Bekasi Neneng Hasanah, Gubernur Jambi Zumi Zola, dan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf. Jk-02
Tag :

Berita Terbaru

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco ancang ancang hentikan prodi yang kurang peminat. Badri Munir, berharap…