Tokoh lintas Agama Hadiri Tabliq Akbar Kebangsaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tokoh lintas agama di Lamongan kompak hadir dalam acara tabliq akbar untuk keselamatan bangsa yang digelar oleh Polres Lamongan di Alun-alun setempat Senin malam (28/1/2019). Tokoh lintas agama yang hadir diantaranya perwakilan tokoh agama Islam, Hindu, Kristen Protestan, Budha, dan Katolik. Selain kompak hadir, tokoh lintas agama dan sejumlah undangan mulai wakil bupati, ketua DPRD dan unsur Forkopimda, para pejabat kompak menggenakan ikat kepala merah putih, sebagai simbul persatuan dan kesatuan dibawah NKRI. KH Masnur Arif ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Lamongan yang didaulat untuk membacakan doa keselamatan bangsa menyebutkan, agar dalam pelaksanaan pesta demokrasi pada 17 April 2019 mendatang berjalan dengan aman dan tertib, tentu masyarakat harus saling menghormati tidak menebar kebencian, apalagi memfitnah hanya gara-gara beda pilihan. "Beda pilihan itu lumrah, jangan sampai memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, hindarkan fitnah dan beri keselamatan kepada anak bangsa ini ya Alloh," kata yai Masnur dalam bunyi doa yang disampaikan dihadapan ribuan hadirin yang hadir memenuhi jalan Lamongrejo. Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung dalam sambutanya menyebutkan, kegiatan tabliq akbar kebangsaan ini digelar, dengan tujuan untuk ajang silaturahmi antara umaroh dan ulama bersama masyarakat dan lintas agama. Kegiatan serupa ini pernah dilalukan pada 2018, dan dalam gelaran Pilgub 2018 dan agenda Kamtibmas bisa dilalui dan kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Tentu lanjut Feby, panggilan akrab Feby DP Hutagalung harapan serupa juga sangat diharapkan, agar agenda pemilihan umum pada 17 April 2019 mendatang bisa berjalan dengan baik dan kondusif, tidak ada gangguan Kamtibmas. Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak kepada masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial (Medsos), dan tidak menyebarkan ujaran kebencian. Perjuangan para pendahulu diantaranya ulama ini jangan dinodai dalam upaya mempertahankan ibu pertiwi dalam balutan NKRI. "Kita semua harus bijak dalam menerima berita apapun baik dari sumbernya, baik media sosial maupun media mainstrem yang kotennya terdapat ujaran kebencian, untuk tidak dishare karena hal-hal seperti bisa memancing amarah dan disintegrasi bangsa," pesannya Diakhir sambutanya Kapolres mengutip AL -Quran surat Al - Hujurat ayat ke 13, yang artinya, "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal". Karena itu kata Kapolres, dalam hal demokrasi yang akan datang tersebut, berbeda itu sudah menjadi hal yang biasa dan keniscayaan, karena itu menjaga persaudaran dan persatuan harus terus dilakukan, untuk menjaga kualitas demokrasi 5 tahunan ini. Tabliq akbar kebangsaan ini sendiri dihibur dengan sholawatan, yang dihadiri oleh Habib Ali Zainal Abidin Asegaf yang mampu menghipnotis ribuan masyarakat yang datang secara langsung untuk ikut bersholawatan. jir
Tag :

Berita Terbaru

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejadian yang membuat banyak warga terheran-heran, ditemukan seorang bayi dalam keadaaan terkunci di dalam mobil di kawasan Jalan…

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memanfaatkan momentum Hari Kartini 2026 untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan …

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini tengah viral di media sosial (medsos) terkait unggahan video yang menampilkan pusara angin bak tornado di sekitar…

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan warga terkait Jalan Staisun Wonokromo Surabaya yang selama ini sempit dan kerap menimbulkan kemacetan…

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung tengah di landa dilema pasca banyaknya kekosongan jabatan Kepala…

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penggunaan atap genteng pada bangunan pemerintah dan fasilitas publik…