Program Satu Juta Rumah Pemerintah Melambat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat bahwa realisasi pembangunan rumah untuk program Satu Juta Rumah sampai saat ini sebanyak 120 ribu unit. Padahal, pada tiga bulan pertama tahun lalu, realisasinya bisa mencapai 200 ribu unit rumah. Ini berarti, terjadi perlambatan pertumbuhan pembangunan rumah. Hal itu diakui oleh Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid. Namun, menurut dia, perlambatan karena pengembang menanti kepastian harga baru rumah subsidi yang akan ditetapkan oleh pemerintah. "Pengembang ini menahan stok, tidak dilepas dulu. Mereka menunggu kepastian jadi tidak membangun dulu," ujarnya di Jakarta, Jumat (8/3). Saat ini, pemerintah memang tengah menggodok aturan rumah bersubsidi. Aturan main itu dibahas oleh Kementerian PUPR bersama Kementerian Keuangan. Pun demikian, belum ada kejelasan harga baru hingga saat ini. "Makanya, mungkin akan dipercepat untuk harga baru, karena kalau tidak ada kepastian nanti pengembang tidak bangun-bangun rumahnya dan menahan terus," terang Khalawi. Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur dan Perumahan Eko Kementerian PUPR Djoeli Heripoerwanto mengatakan saat ini masih menanti keputusan dari Kementerian Keuangan perihal pajak yang akan diberikan untuk rumah bersubsidi. Diharapkan, keputusan soal harga rumah bersubsidi keluar April 2019 nanti. "Kami menunggu supaya ada keputusan mengenai pajak itu dibebaskan, apakah sesuai dengan usulan kami atau tidak," ucap Eko. Kendati demikian, ia tetap menyarankan agar pengembang tak menahan pembangunan rumah bersubsidi tahun ini. Toh, pengembang sudah memiliki marjin keuntungan dengan aturan harga rumah bersubsidi 2018. "Pengembang memang diminta atur sendiri marjinnya, ini juga kompetisi pasar. Rata-rata marjin tanya ke pengembang ya," tegas Eko.
Tag :

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…