Malaysia-Singapura Tangguhkan Klaim Batas Pelabuhan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Malaysia dan Singapura sama-sama menangguhkan klaim batas pelabuhan yang tumpang tindih sebagai bagian dari langkah untuk meredakan ketegangan antara kedua negara tersebut dalam sengketa maritim. Penangguhan bersama dilakukan pada pukul 12.01 waktu setempat pada hari ini (9/4/2019), menurut Otoritas Maritim dan Pelabuhan Singapura, Senin (8/4). Malaysia dan Singapura telah menerapkan batas pelabuhan mereka masing-masing sebelum 25 Oktober hingga 6 Desember tahun lalu. Pada 25 Oktober Malaysia mengumumkan perpanjangan batas pelabuhan Johor Bahru dengan cara yang dikatakan Singapura melanggar batas perairannya di lepas pantai Tuas. Sedangkan pada 6 Desember, Singapura memperpanjang batas pelabuhannya di Tuas, dan mengatakan tidak akan ragu untuk mengambil "tindakan tegas" terhadap masuknya kapal pemerintah Malaysia di perairannya. Singapura juga memprotes "tindakan provokatif" oleh Malaysia dalam beberapa bulan terakhir, termasuk kunjungan oleh Kepala Menteri Johor Osman Sapian ke kapal Malaysia yang diparkir di perairan Singapura. Penangguhan klaim batas pelabuhan yang tumpang tindih adalah satu dari lima langkah yang direkomendasikan oleh kelompok kerja tentang masalah maritim dan diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan dan mitranya Malaysia, Saifuddin Abdullah pada 14 Maret lalu. Langkah-langkah lain yang diumumkan termasuk penangguhan kegiatan komersial di daerah tersebut selain kesepakatan untuk tidak melabuhkan kapal pemerintah di sana. Selai itu, kapal Malaysia dan Singapura akan beroperasi di daerah tersebut sesuai dengan hukum internasional, termasuk Konvensi PBB tentang Hukum Laut. Kedua menteri juga sepakat untuk membentuk komite untuk memastikan bahwa langkah-langkah tersebut dilaksanakan pada 14 April, setelah itu komite akan memulai negosiasi untuk penetapan batas laut di wilayah itu.
Tag :

Berita Terbaru

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Nama Fu Liwen menjadi salah satu dari 41 warga negara asing (WNA) yang didakwa dalam perkara dugaan sindikat penipuan daring atau s…

Menikmati Nuansa Petik Stroberi hingga Glamping di Desa Wisata Pandanrejo

Menikmati Nuansa Petik Stroberi hingga Glamping di Desa Wisata Pandanrejo

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Tidak hanya menawarkan suasana pedesaan dan panorama pegunungan, kawasan Desa Wisata Pandanrejo di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu juga…

Kenali Potensi, Siapkan Karier: 650 ASN Kota Mojokerto Ikuti ProASN

Kenali Potensi, Siapkan Karier: 650 ASN Kota Mojokerto Ikuti ProASN

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto kembali melaksanakan Profiling ASN melalui Program ProASN sebagai bagian dari tahapan penerapan ma…

Targetkan 600 Mahasiswa, Pemkot Batu Perkuat Program 1.000 Sarjana di 2027

Targetkan 600 Mahasiswa, Pemkot Batu Perkuat Program 1.000 Sarjana di 2027

Selasa, 15 Sep 2026 14:03 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperluas akses pendidikan tinggi dan memperkuat kualitas sumber daya manusia daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu,…

Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4, Diperta Probolinggo Gencarkan Penangkaran di Lahan Poktan

Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4, Diperta Probolinggo Gencarkan Penangkaran di Lahan Poktan

Selasa, 15 Sep 2026 13:55 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui penangkaran di lahan Kelompok Tani (Poktan) Sumber Abadi Desa Rawan Kecamatan Krejengan, Dinas Pertanian (Diperta)…

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena pasokan cabai rawit yang seret dan kualitas cabai yang banyak rusak, membuat sejumlah pedagang di Kabupaten…