Bertekad ‘Rujuk’ lagi dengan China

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Presiden Bank Dunia baru David Malpass mengatakan pada Selasa (9/4) kemarin bahwa ia tidak akan mengubah komitmen banknya terhadap perang perubahan iklim. Dia menyebut perubahan iklim sebagai "masalah utama" yang dihadapi banyak negara berkembang di dunia dan karena itu perlu segera diatasi. Selain masalah perubahan iklim, ia juga menyatakan akan meningkatkan program dan misi pengentasan kemiskinan Bank Dunia dan mengembangkan hubungan baik dengan China. Pernyataan ia keluarkan pada hari kerja pertamanya menjadi presiden Bank Dunia. "Dewan dan gubernur telah menetapkan kebijakan tentang itu. Saya tidak mengharapkan perubahan dalam kebijakan itu," kata Malpass, Rabu (10/4). Malpass saat bekerja di Departemen Keuangan AS pada 2017 sering mengkritik Bank Dunia. Salah satu kritikan berkaitan dengan kelanjutan pemberian pinjaman Bank Dunia ke China. Menurutnya negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia itu terlalu kaya untuk mendapatkan pinjaman tersebut. Namun pada Selasa kemarin, kritik berkurang. Ia menyatakan pinjaman Bank Dunia untuk proyek China sudah menurun. Atas dasar itulah, ia mengatakan akan bekerja sama dengan China untuk meningkatkan standar pembangunan proyek agar pembangunannya lebih baik dan pengadaannya lebih terbuka "Itu berarti evolusi. Mereka jauh lebih sedikit meminjamnya, dan mereka memiliki lebih banyak kesempatan untuk meningkatkan partisipasi dalam peningkatan modal dan peran dalam Asosiasi Pembangunan Internasional (IDA) di mana China telah meningkatkan kontribusinya," katanya, Pernyataan Malpass tentang China tersebut berbeda dengan pandangan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin. Mnuchin menyatakan kepada anggota parlemen bahwa AS nahwa kehadiran Malpass di Bank Dunia adalah untuk membantu Amerika Serikat menyaingi China yang saat ini sedang menjalankan Program Belt and Road.
Tag :

Berita Terbaru

Kuasa Hukum Korban Ungkap Dugaan Pola Kedekatan Berulang Sebelum Peristiwa di Hotel

Kuasa Hukum Korban Ungkap Dugaan Pola Kedekatan Berulang Sebelum Peristiwa di Hotel

Selasa, 15 Sep 2026 10:07 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 10:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Persidangan perkara dugaan pencabulan terhadap anak dengan terdakwa Jan Leon di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya mengungkap fakta b…

Srikandi Muncul di Sidang, Maidi Mengaku Tak Tahu Permintaan Bantuan

Srikandi Muncul di Sidang, Maidi Mengaku Tak Tahu Permintaan Bantuan

Selasa, 15 Sep 2026 09:00 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 09:00 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun - Nama Srikandi, kelompok pendukung Maidi, muncul dalam sidang perkara dugaan korupsi di Pengadilan Tipikor Surabaya. Namun, ketika jaksa…

RI Mulai Ekspor Bawang Merah

RI Mulai Ekspor Bawang Merah

Selasa, 15 Sep 2026 07:23 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melepas ekspor bawang merah Brebes ke Thailand dari fasilitas Controlled Atmosphere Storage…

Seorang Direktur PT di Jakarta, Tersangkut Perkara Pajak

Seorang Direktur PT di Jakarta, Tersangkut Perkara Pajak

Selasa, 15 Sep 2026 07:17 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jakarta Pusat melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perpajakan menyerahkan…

Tahun Depan, Gaji PPPK Ditanggung Pusat

Tahun Depan, Gaji PPPK Ditanggung Pusat

Selasa, 15 Sep 2026 07:14 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang selama ini menjadi tanggungan pemerintah daerah (Pemda),mulai tahun depan dan…

LOCUS DAN TEMPUS, TAK DIUNGKAP LOGIS OLEH JPU

LOCUS DAN TEMPUS, TAK DIUNGKAP LOGIS OLEH JPU

Selasa, 15 Sep 2026 07:11 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:11 WIB

Kajari Surabaya Yth, Praktisi hukum banyak yang kenal jaksa itu mengemban Dominus Litis. Ini asas hukum dari bahasa Latin yang berarti “penguasa perkara” atau …