Malaysia & China Lanjutkan Proyek Jalur Kereta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Malaysia dan China memutuskan untuk melanjutkan pengerjaan proyek jalur kereta multi-miliar dolar dengan kesepakatan untuk memangkas anggaran hingga tiga kali lipat setelah proses negosiasi yang panjang. Perdana Menteri Mahathir Mohamad, yang mulai menjabat pada Mei tahun lalu, telah berjanji untuk menegosiasikan ulang atau bahkan membatalkan proyek yang sebelumnya disahkan oleh mantan PM Najib Razak. Kantor pemerintahan PM Mahathir mengatakan bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk memangkas anggaran proyek jalur kereta sepanjang 688 kilometer menjadi 44 miliar ringgit atau sekitar US$10,7 miliar, dari anggaran awal 65,5 miliar ringgit. "Pengurangan ini pasti akan menguntungkan Malaysia dan meringankan beban pada posisi keuangan negara," ungkap pernyataan resmi pemerintah Malaysia pada Jumat (12/4/2019). Di Beijing, juru bicara Kementerian Luar Negeri Lu Kang menyampaikan bahwa para pejabat di kedua negara terus melakukan komunikasi yang erat engenai negosiasi proyek tersebut. "Kami juga berharap bahwa kedua pihak dapat segera melanjutkan pembangunan proyek, mengelola dengan baik situasi yang sudah membaik, dan memperluas potensi keuntungan," kata Lu. Pada Januari, sejumlah sumber yang tidak diidentifikasikan mengatakan bahwa kontraktor China Communications Construction Co Ltd (CCCC) telah menawarkan dana hampir separuh dari total biaya untuk melanjutkan proyek ini, yang dikenal sebagai East Coast Rail Line (ECRL). Kemudian pada Maret, perwakilan Malaysia dalam proses negosiasi, Daim Zainuddin, mengatakan mereka dapat memasukkan unsur-unsur komersial yang akan bermanfaat bagi negaranya, tetapi dia tidak menjelaskan lebih lanjut. Diluncurkan pada 2017, proyek utama dari program Belt and Road China di Asia Tenggara bertujuan menghubungkan pantai timur Malaysia di Laut China Selatan dengan jalur air yang sibuk di Selat Malaka di pantai barat. Akan tetapi, Malaysia memutuskan menunda proyek ini pada Juli tahun lalu, setelah anggaran proyek naik drastis di tengah kurangnya transparansi, sehingga memberatkan negara dengan risiko terbelit utang dalam jumlah besar.
Tag :

Berita Terbaru

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejadian yang membuat banyak warga terheran-heran, ditemukan seorang bayi dalam keadaaan terkunci di dalam mobil di kawasan Jalan…

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memanfaatkan momentum Hari Kartini 2026 untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan …

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini tengah viral di media sosial (medsos) terkait unggahan video yang menampilkan pusara angin bak tornado di sekitar…

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan warga terkait Jalan Staisun Wonokromo Surabaya yang selama ini sempit dan kerap menimbulkan kemacetan…

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung tengah di landa dilema pasca banyaknya kekosongan jabatan Kepala…

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penggunaan atap genteng pada bangunan pemerintah dan fasilitas publik…