Perusahaan India Boikot Produk China

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Sejumlah Pengusaha India menyerukan boikot terhadap produk-produk buatan China. Hal ini mendorong potensi meletupnya perang dagang negara tersebut dengan Tiongkok. Di tengah suasana pemilu, Perdana Menteri India Narendra Modi ikut memanas-manasi isu tersebut dengan melemparkan bola panas kepada publik. “Sejauh hal tersebut menyangkut sentimen publik terhadap barang-barang Tiongkok, maka kita harus menyerahkannya pada kebijaksanaan sooj-bhooj mereka,” kata Modi. Komentar Modi ini dinilai politis di tengah suasana pemilu mengingat kuatnya asosiasi pengusaha perdagangan India (CAIT) yang memiliki 70 orang anggota. Peletup aksi boikot ini sendiri didasarkan pada keputusan Beijing untuk memveto Dewan Keamanan PBB dari upaya untuk menyatakan Masood Azhar, ketua kelompok ekstremis Jaish-e-Mohammed yang bertanggung jawab atas serangan teror Pulwama yang menewaskan 41 pasukan keamanan India, sebagai teroris global. Meski begitu, telah lama diakui pula bahwa produk buatan China telah merugikan industri kecil di India. Meskipun sebagian besar analis memperingatkan bahwa boikot tidak akan berhasil dan justru akan lebih banyak merugikan India, asosiasi pedagang CAIT telah memanfaatkan komentar Modi untuk menggalang dukungan publik. CAIT mengklaim eksportir Cina menikmati praktik perdagangan yang tidak adil, mengurangi kualitas produk, dan membayar pajak yang lebih kecil. Hal ini menyebabkan persaingan yang tak seimbang dengan produk buatan dalam negeri. Asosiasi juga telah mendesak pemerintahan Modi untuk mengenakan bea masuk yang besar yakni dari 300 persen hingga 500 persen pada produk-produk China sambil menuntut penerapan hukuman yang berat untuk setiap pelanggaran ketentuan tersebut. Praveen Khandelwal, sekretaris jendral CAIT, mengatakan perbedaan harga antara produk-produk buatan China dan India adalah antara 30 persen hingga 40 persen untuk berbagai barang seperti mainan, jam tangan, elektronik, bahan festival dan alat-alat perangkat keras. “Perusahaan-perusahaan China beroperasi dengan desain yang menyeramkan. Kami telah meminta pemerintah untuk memutuskan hubungan antara importir dan pejabat China di berbagai pelabuhan, yang membantu perusahaan asing melanggar peraturan," ungkapnya.
Tag :

Berita Terbaru

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, telah melakukan pemeriksaan X-ray terhadap paket tersebut dan ternyata benar paket t…

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menkeu Purbaya mengaku tidak suka jika ada yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia mentok di kisaran 5%. Menurutnya, pernyataan …

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) turut memastikan kelancaran pelaksanaan Tes Kompetensi A…

Polisi selidiki laporan hilangnya pakaian tampil Madonna di Coachella

Polisi selidiki laporan hilangnya pakaian tampil Madonna di Coachella

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

SURABAYAPAGI.com – Departemen Kepolisian Indio di California, AS, menyelidiki laporan hilangnya dua tas berisi set pakaian dan perhiasan dari arsip lama milik M…

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Pernyataan JK mengenai potensi situasi "chaos" pada periode Juli-Agustus 2026, hingga Rabu (22/4) masih menjadi perhatian pakar . K…

Pentingnya Karakter dan Mental Health bagi Generasi Muda

Pentingnya Karakter dan Mental Health bagi Generasi Muda

Rabu, 22 Apr 2026 21:48 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 21:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – "No results can define me, no failure can erase me, and no expectations can define who I am." Prinsip hidup mendalam ini menjadi p…