Batu Bara di China Masih Prospektif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Pasar batu bara di China diyakini masih prospektif bagi Indonesia meskipun permintaan diprediksi akan berangsur-angsur turun dalam jangka panjang. Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia mengatakan dalam kunjungannya ke China beberapa waktu lalu, sejumlah importir masih melihat Indonesia sebagai negara utama pemasok batu bara. Menurutnya, hal tersebut menjadi sinyal positif bagi para produsen batu bara dalam Indonesia. "Mereka masih melihat positif sih untuk batu bara dari Indonesia. Jadi perkiraannya memang pasar China cukup prospektif untuk beberapa waktu ke depan," katanya, Senin (22/4/2019). Meskipun begitu, dalam jangka panjang Negeri Tirai Bambu tersebut memang akan terus mengurangi konsumsi batu bara kalori rendahnya, termasuk dari Indonesia. Perlu diketahui, Indonesia sebagai eksportir terbesar batu bara thermal, memiliki cadangan yang didominasi oleh batu bara kalori menengah dan rendah. "Mungkin secara bertahap untuk kalori rendah mereka mengurangi, tapi tidak langsung berkurang secara penuh," ujarnya. Sementara itu, terkait terus tertundanya pasokan batu bara Australia ke China, Hendra menyatakan kondisi tersebut hanya bisa dimanfaatkan oleh beberapa negara yang kualitas batu baranya sama dengan Australia. Dua di antaranya adalah Rusia dan Mongolia. Adapun tertundanya pasokan batu bara dari Australia tersebut menjadi sentimen negatif terhadap harga batu bara kalori tinggi. Meskipun Indonesia hanya memiliki sedikit batu bara kalori tinggi, sentimen tersebut membuat indeks harga batu bara secara keseluran ikut tertekan. "Dampaknya memang lebih ke kalori tinggi yang terus tertekan. Indeks jadi ikut terdorong turun," katanya. Berdasarkan data dari Kementerian ESDM, harga batu bara acuan (HBA) April 2019 dengan nilai kalori 6.322 kcal/kg GAR ditetapkan senilai US$88,85 per ton atau turun 1,9 persen dari HBA Februari 2019 senilai US$90,57 per ton. Meskipun penurunan tersebut tidak signifikan, sejak September 2018, HBA terus terkikis dan belum pernah mencetak kenaikan bulanan. Terakhir kali HBA mencetak kenaikan bulanan pada Agustus 2018 ketika bertengger di level US$107,83 per ton. Tren penurunan yang panjang tersebut membuat rata-rata HBA dalam empat bulan pertama tahun ini ’hanya’ senilai US$90,91 per ton, jauh dari rata-rata HBA sepanjang tahun lalu yang mencapai US$98,96 per ton. Nilai HBA April 2019 tersebut sekaligus menjadi yang terendah sejak Agustus 2017. Kala itu, HBA ditetapkan senilai US$83,97 per ton.
Tag :

Berita Terbaru

Pesona Tirto Gumarang Park, Tawarkan Suasana Sejuk Khas Lereng Pegunungan

Pesona Tirto Gumarang Park, Tawarkan Suasana Sejuk Khas Lereng Pegunungan

Kamis, 23 Apr 2026 14:28 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Kabupaten Magetan, Jawa Timur menyimpan banyak destinasi wisata yang patut untuk dikunjungi saat libur panjang atau saat berakhir…

41 Lapak Pedagang di Pasar Baru Tuban Ludes Diamuk Si Jago Merah, Penyebab Belum DIketahui

41 Lapak Pedagang di Pasar Baru Tuban Ludes Diamuk Si Jago Merah, Penyebab Belum DIketahui

Kamis, 23 Apr 2026 14:14 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebanyak 41 lapak pedagang dilaporkan ludes terbakar dalam peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Baru Tuban, Jawa Timur,…

Dipastikan Aman, Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026

Dipastikan Aman, Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026

Kamis, 23 Apr 2026 14:08 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Bagi para pecinta alam dan pendaki gunung di tanah air kembali bergembira pasca diumumkannya secara resmi pembukaan kembali jalur…

Gaji PPPK Trenggalek Terancam Dipangkas Imbas Efisiensi Belanja Pegawai 30 Persen

Gaji PPPK Trenggalek Terancam Dipangkas Imbas Efisiensi Belanja Pegawai 30 Persen

Kamis, 23 Apr 2026 13:59 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 13:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Terkait penerapan aturan batas maksimal belanja pegawai 30 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD,…

Banjir Rob Luapan Air Laut Rendam Margomulyo Surabaya, Lalin Sempat Lumpuh Total

Banjir Rob Luapan Air Laut Rendam Margomulyo Surabaya, Lalin Sempat Lumpuh Total

Kamis, 23 Apr 2026 13:04 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Fenomena luapan air laut yang berada di Surabaya mengakibatkan arus lalu lintas sempat lumpuh total dan kepadatan kendaraan…

Pemkot Surabaya Siapkan Strategi Tarik Wisatawan Lewat Rangkaian Kegiatan HJKS

Pemkot Surabaya Siapkan Strategi Tarik Wisatawan Lewat Rangkaian Kegiatan HJKS

Kamis, 23 Apr 2026 12:09 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 12:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui sejumlah kegiatan atraktif dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Ke-733 Kota Surabaya (HJKS), Pemerintah Kota (Pemkot)…