Surabaya Barat Banjir, Ratusan Rumah Terencam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Alqomar-Romadona, Wartawan Surabaya Pagi Meski curah hujan di Surabaya saat ini menurun, namun kota yang dipimpin Walikota Tri Rismaharini tetap menghadapi banjir. Seperti terjadi di Surabaya barat. Hingga Jumat (3/5/2019) sore, ratusan rumah di Kelurahan Sumberejo, Pakal, masih terendam banjir. Begitu juga kawasan Gendong, Njawar, Tambakromo, Benowo, Sumberlanggeng, Krenuk dan Kauman. Sedang banjir ini dampak air kiriman dari Sungai Lamong, yang berbatasan dengan Gresik. Ini menjadi masalah tahunan yang tak kunjung tuntas. Pantauan di lokasi, rumah-rumah warga di sisi kanan dan kiri Jalan Raya Sumberejo, Surabaya, masih tergenang air dengan ketinggian sekitar 30-40 sentimeter. Sejumlah kendaraan yang nekat melintas terlihat mogok. Sedang warga lain yang berada di dekat tanggul, memilih memanfaatkan kendaraan dari Pemkot untuk mengangkut sepeda motor untuk melintasi banjir. Menariknya, beberapa warga lain malah asik memancing di pinggir jalan raya Sumberejo. Daerah ini memang banyak tambak dan ikan-ikannya banyak yang terbawa arus banjir. Camat Pakal Tranggano Wahyu Wibowo menegaskan banjir di Kelurahan Sumberejo yang merencam ratusan rumah warga akibat air kiriman dari Sungai Lamong. "Penyebabnya karena volume debit air dari sungai Lamong cukup besar sehingga air sampai melebihi tanggul yang tingginya sekitar 3 meter," jelas Tranggano. "Sekitar pukul 2.00 dini hari air sudah meluber tapi itu belum deras. Baru sekitar pukul 03.30 WIB air cukup deras dan merendam rumah-rumah warga sampai siang ini. Hampir menggenangi 6 RW di RW 2, 3, 4, 7, dan 8. Yang tidak kena RW 1 sama 6," lanjut dia. Menurut Tranggano, saat air sudah tampak mengalir deras keluar tanggul, pihaknya langsung memberikan pengumuman di berbagai musala dan masjid setempat. “Kita juga menggerakan warga untuk antisipasi memasang sand bag. Kita kerja bakti untuk memasang sand bag yang ada di tanggul-tanggul di sisi Selatan di RT 2 dan RW 3,” papar Tranggono. Ia mengaku kecamatan dan Pemkot Surabaya sebenarnya sudah mengantisipasi hal ini. Sejak dua hari sebelumnya, mereka sudah mengecek lokasi karena hujan turun berturut-turut. "Jadi khusus penanganan tanggul di Kali Lamong, pemerintah kota mulai beberapa tahun terakhir tidak pernah berhenti setiap hari mengerjakan tanggul. Baik yang sifatnya permanen atau penguatan tanggul dengan tanah. Setiap hari hingga hari ini. Jadi pas ada kejadian ini, alat-alat berat yang ada disana, tinggal menggeser ke titik titik yang merupakan penyebab arus air lewat," ungkapnya. Lanjut Tranggono, pihaknya bersama BPB Linmas dan Dinas PU telah menyiapkan bantuan yang dibutuhkan seperti makanan dan transportasi. Meski banjir sudah merendam rumah mereka, tetapi warga belum bersedia dievakuasi. n
Tag :

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…