China Kembali Ajukan Pembebasan Tarif, Ini Tanggapan AS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Meski perang dagang sempat mereda karena adanya kesepakatan berunding kembali namun, Beijing terus menekankan bahwa AS harus menghapus semua tarif yang dikenakan pada produk asal China sebagai syarat untuk mencapaikesepakatan perdagangan. Pada Jumat (5/7/2019, media pemerintah menyampaikan bahwa perundingan dagang berpotensi menemui jalan buntu kembali jika AS tidak memenuhi permintaan China tersebut. Pesan ini senada dengan pernyataan yang disampaikan Kementerian Perdagangan (Kemendag) China sehari sebelumnya. Meskipun Presiden ASDonald Trump dan Presiden China Xi Jinping telah sepakat untuk membuka kembali kesempatan perundingan dan gencatan senjatatarif impor, belum ada kepastian kapan perwakilan kedua negara akan bertatap muka lagi untuk menegosiasikan kesepakatan dagang. "Jika kedua pihak ingin mencapai kesepakatan, semua tarif yang diberlakukan harus dihapus. Sikap China terhadap hal itu jelas dan konsisten," kata Juru Bicara Kemendag China Gao Feng, Menurut sebuah komentar yang diunggah oleh Taoran Notes, Penghapusan semua tarif atas hukuman yang dikenakan AS merupakan tuntutan yang paling utama selama pembicaraan perdagangan. Beberapa pejabat AS bersikeras bahwa tarif terhadap sejumlah produk akan tetap dikenakan bahkan setelah kesepakatan tercapai, yang menurut mereka itu akan berfungsi sebagai sarana untuk menegakkan kesepakatan dagang. Namun, tidak untuk China. China menetapkan tiga ketentuan mutlak yang harus dipenuhi untuk mencapai kesepakatan perdagangan sebelum negosiasi gagal pada Mei 2019. Selain penghapusan semua tarif, pembelian produk apa pun harus sesuai dengan permintaan riil negara dan kesepakatan harus didasarkan pada kesetaraan serta rasa saling menghormati. Berdasarkan tulisan di Taoran Notes, pembelian produk pertanian AS oleh China adalah amunisi khusus negara dalam bernegosiasi. "(Kesepakatan) Impor apa pun akan bergantung pada apakah pembicaraan berlangsung dengan nilai kesetaraan dan rasa saling menghormati," menurut komentar Taoran Notes. Sebelumnya, pihak Pemerintah China sempat menyampaikan pertimbangan mereka untuk membeli beberapa produk pertanian AS sebagai bentuk niat baik di tengah dibukanya kembali kesempatan perundingan dagang antara kedua negara. Pemesanan tersebut dapat mencakup kedelai, jagung, dan daging babi. Meskipun volumenya cenderung lebih kecil dari pembelian sebelumnya. Pada pekan lalu, seorang peneliti pertanian China menyampaikan bahwa Beijing tidak mungkin mulai membeli sejumlah besar produk AS dalam waktu dekat. "Hambatan dagang termasuk balas membalas tarif yang tetap berlaku serta ketegangan atas isu yang melibatkan Huawei Technologies Co.," kata Li Qiang, ketua dan kepala analis di Shanghai JC Intelligence Co. Pembelian produk pertanian AS dalam jumlah lebih banyak kemungkinan tidak akan mengubah tuntutan Washington untuk konsesi dari China terhadap isu properti intelektual. "Saya tidak yakin ada kebutuhan dari China untuk membeli lebih dari yang diperlukan," ujar Darin Friedrichs, analis komoditas senior Asia di INTL FCStone.
Tag :

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…