Penerimaan Pajak Meleset dari Perkiraan pada Tahun 2019

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com – Sri Mulyani, Meneri Keuangan Republik Indonesia memperkirakan penerimaan pajak 2019 meleset dari target. Menurut perkiraan mereka penerimaan pajak hanya akan mencapai Rp1.438,25 triliun hingga akhir tahun atau 91,16 persen dari target yang dipatok Rp1.577,56 triliun. Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, pertumbuhannya hanya sekitar 9,5 persen. Proyeksi kekurangan (shortfall) pajak tahun ini diperkirakan hampir Rp140 triliun atau sekitar 26 persen lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu, Rp110,67 triliun. Jika dirinci, penerimaan pajak penghasilan diperkirakan mencapai Rp818,56 triliun atau 91,5 persen dari target. Kemudian, pajak pertambahan nilai sebesar Rp592,79 triliun (90,4 persen), pajak bumi dan bangunan Rp18,86 triliun (98,7 persen), dan pajak lainnya Rp7,31 triliun (85 persen). Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan penerimaan pajak tahun ini dipengaruhi oleh dipengaruhi dinamika ekonomi sehingga berpengaruh pada melesetnya asumsi makro. Dinamika tercermin dari kurs rupiah yang diperkirakan hanya akan berkisar Rp14.250 per dolar AS atau lebih rendah dibandingkan asumsi yang Rp15.000 per dolar AS. Proyeksi rata-rata harga minyak mentah Indonesia (ICP) yang diperkirakan hanya akan mencapai US$63 per barel dari asumsi APBN 2019, US$70 per barel. Produksi siap jual (lifting) minyak dan gas (migas) juga diperkirakan lebih rendah dari target yaitu hanya 754 ribu barel per hari (bph) untuk minyak dan 1.072 ribu barel setara minyak per hari. sebagai catatan, target lifting minyak tahun ini sebesar 775 ribu bph dan gas 1.250 ribu barel setara minyak per hari. Tak hanya itu, kontraksi impor dan ekspor tahun ini juga berpengaruh pada penerimaan pajak. "Hal-hal yang menunjukkan penurunan direfleksikan dalam penerimaan pajak," ujar Ani, dilansir dari CNNIndonesia, Selasa (16/7). Menurut Ani, dinamika setoran pajak pada paruh pertama dan kedua tahun akan berbeda. Pada semester I 2019, realisasi setoran pajak tercatat Rp603,34 triliun atau 38,24 persen dari target APBN 2019. Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, realisasi tersebut hanya tumbuh 3,7 persen. Lambannya pertumbuhan pajak salah satunya dipengaruhi oleh percepatan pembayaran restitusi. Di paruh kedua, pemerintah berharap pertumbuhan penerimaan akan lebih kencang. Pasalnya, restitusi diperkirakan akan melambat. Selain itu, laju kegiatan ekonomi akan semakin kencang. "Kegiatan ekonomi akan menunjukkan denyut yang lebih positif di semester II," ujarnya. Ani mengungkapkan upaya peningkatan kepatuhan dan penegakan hukum harus berdasarkan basis data yang andal. Dengan demikian, masyarakat bisa melihat upaya penegakan itu sebagai suatu yang adil. Pemerintah akan menjaga keseimbangan agar perekonomian tidak kehilangan momentum tumbuhnya. "Jadi jangan seperti Direktorat Jenderal Pajak mati-matian mencari target sehingga menyebabkan seluruh sektor ekonomi dan pelaku ekonomi ketakutan," ujarnya.
Tag :

Berita Terbaru

Lumpur Lapindo Nyaris Sentuh Bibir Tanggul, Warga Sekitar Mulai Ketar-ketir Cemas

Lumpur Lapindo Nyaris Sentuh Bibir Tanggul, Warga Sekitar Mulai Ketar-ketir Cemas

Kamis, 11 Jun 2026 13:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Seiring meningkatnya volume air dan lumpur di sekitar tanggul Lumpur Lapindo, Sidoarjo, yang kini hampir menyentuh bibir tanggul…

BPKAD Usulkan Kenaikan Gaji Ribuan PPPK Paruh Waktu di Tulungagung

BPKAD Usulkan Kenaikan Gaji Ribuan PPPK Paruh Waktu di Tulungagung

Kamis, 11 Jun 2026 13:01 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti kondisi 5.400-an gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu Tulungagung yang hanya…

Tingkatkan Swasembada Pangan, Bupati Lamongan Serahkan Bantuan Alsintan untuk Poktan

Tingkatkan Swasembada Pangan, Bupati Lamongan Serahkan Bantuan Alsintan untuk Poktan

Kamis, 11 Jun 2026 12:47 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Kabupaten Lamongan terus berupaya meningkatkan swasembada pangan, salah satunya memberikan bantuan alat dan mesin pertanian …

Kewalahan Jual Dagangan, Harga Bawang Putih di Ponorogo Tembus Rp38 Ribu per Kg

Kewalahan Jual Dagangan, Harga Bawang Putih di Ponorogo Tembus Rp38 Ribu per Kg

Kamis, 11 Jun 2026 12:44 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menyikapi sejumlah komoditas dapur yang mengalami kenaikan signifikan, justru membuat pedagang kesulitan menjual barang…

Pagar Jembatan Cangar Mulai Ditinggikan, Progres Pengerjaan Capai 60 Persen

Pagar Jembatan Cangar Mulai Ditinggikan, Progres Pengerjaan Capai 60 Persen

Kamis, 11 Jun 2026 12:26 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Jembatan Cangar kini menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) terkait kasus bunuh diri yang sempat terjadi…

Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga, Pemkot Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah

Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga, Pemkot Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah

Kamis, 11 Jun 2026 12:11 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok demi menekan laju inflasi daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, menggelar…