Saham Bijih Besi China Merosot 1,2 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Saham bijih besi di China turun 1,2% pada hari Rabu karena pelaku pasar mengambil jeda setelah rally bahan baku pembuatan baja yang telah membawanya ke level tertinggi sejak peluncuran indeks 2013. Penurunan ini dikuti dengan kenaikan biaya transaksi untuk semua kontrak berjangka bijih besi di Dalian Commodity Exchange (DCE) dan kenaikan pengiriman bijih besi ke China dari terminal Port Hedland Australia. Pada hari Selasa, DCE mengumumkan bahwa biaya transaksi untuk semua kontrak berjangka bijih besi akan dinaikkan menjadi 0,01�ri 0,006�ri nilai perdagangan, mulai 18 Juli. Pengumuman itu muncul setelah bijih besi Dalian melonjak pada hari yang sama ke rekor tertinggi 924,50 yuan ($ 134,36) per ton. Harga patokan meningkat dua kali lipat tahun ini di tengah pemadaman pasokan dari eksportir top Australia dan Brasil, dan permintaan yang kuat di Cina sebagai produsen dan konsumen baja top dunia. "Itu mungkin dimaksudkan untuk mengurangi aktivitas perdagangan sehingga harga tidak akan begitu fluktuatif," kata Richard Lu, analis senior di kantor konsultasi logam CRU Group Beijing. Langkah ini dilihat oleh beberapa analis sebagai bagian dari upaya regulator pasar untuk mengatasi keluhan produsen baja tentang meroketnya biaya input yang telah menggerus margin mereka. "Saya pikir pemerintah akan mencoba untuk mengatasi demam dan ini mungkin menjadi salvo pertama, terutama karena tekanan pasokan akan mereda hingga paruh kedua tahun ini," kata Edward Meir, konsultan komoditas independen di broker INTL FCStone di London. Kontrak bijih besi DCE yang paling aktif ditutup turun 1,2% pada 899,5 yuan per ton, sedangkan sisa kompleks besi China naik tipis. "Anda mungkin melihat beberapa koreksi hari ini, atau mungkin besok, tetapi secara umum, uptrend masih utuh, dengan permintaan masih mendukung harga," kata seorang pedagang yang berbasis di Shanghai. Pemerintah Cina berjanji akan tetap "memesan" di pasar bijih besi pada pertemuan pekan lalu dengan produsen baja negara itu, menurut sumber yang menghadiri pertemuan itu. "Tidak ada keraguan bahwa spekulasi besar-besaran mendorong harga lebih tinggi," kata Meir INTL FCStone. "Kami melihatnya dalam bisnis kami di mana beberapa dana China telah meninggalkan ruang logam dasar dan sebagai gantinya memperdagangkan bijih besi." tambahnya
Tag :

Berita Terbaru

Selangkah Lagi! Program ATM Beras Tahun 2026 Siap Beroperasi Tiga Hari Lagi

Selangkah Lagi! Program ATM Beras Tahun 2026 Siap Beroperasi Tiga Hari Lagi

Senin, 13 Apr 2026 23:55 WIB

Senin, 13 Apr 2026 23:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri akan kembali mendistribusikan bantuan beras kepada masyarakat melalui ATM Beras pada Kamis (16/4).…

Pemkot Kediri Terapkan Skema WFH 40 Persen ASN, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Optimal

Pemkot Kediri Terapkan Skema WFH 40 Persen ASN, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Optimal

Senin, 13 Apr 2026 23:51 WIB

Senin, 13 Apr 2026 23:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat, mulai…

KPK Dalami Relasi dengan Maidi, Faizal Rachman: Saya Hanya Jawab yang Saya Tahu

KPK Dalami Relasi dengan Maidi, Faizal Rachman: Saya Hanya Jawab yang Saya Tahu

Senin, 13 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 13 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Faizal Rachman, pengusaha Event Organizer  yang diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku hanya dimintai keterangan t…

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Malang — Dalam rangka menyambut Hari Kartini, Srikandi PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Malang berkolaborasi dengan Yayasan Bersama Anak Bangsa …

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandeng Lele melontarkan kritik keras terhadap kinerja pihak-pihak terkait, dalam penanganan dugaan…

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti program terbaru Presiden Prabowo Subianto terkait Sekolah Rakyat (SR), saat ini untuk progres pembangunan Sekolah…