Harga Beras Indonesia Dibilang Mahal, Begini Alasan Menteri Pertanian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Badan Urusan Logistik (Bulog) RI menyatakan banderol beras Indonesia masih terlampau mahal untuk ukuran pasar ekspor. Bulog mengungkapkan, biaya produksi beras made in Indonesia ini juga termasuk tinggi. Pasalnya, Indonesia masih memanfaatkan cara-cara kuno dalam mengelola produksi beras nasional. Terkait tudingan ini, Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman mengatakan sebaliknya. Dia menilai justru harga beras asal Indonesia masih jauh lebih terjangaku daripada negara-negara tetangga. "Saya baru saja kembali dari Jepang. Beras Indonesia itu harganya lebih murah. Di Taiwan juga begitu. Terlebih di Vietnam yang sudah tembus Rp18 ribu per kilonya," cetus Amran, Jumat (19/7/2019). Selain itu, dia menjelaskan kalau biaya produksi beras Indonesia itu sebetulnya cukup kompetitif. Bahkan, banderol di tingkat petani juga boleh dikatakan terjangkau. "Beras dari Bulog itu Rp8 ribu per kilo. Beli dari petani paling sekitar Rp7 ribu, malah ada yang lebih murah," kilah Amran. Sebagai catatan, Badan Pusat Statistik (BPS) RI mendata, selama bulan Juni 2019, harga beras di level penggilingan terjadi peningkatan. Penaikkan ini terjadi di semua kualitas beras termasuk premium, medium dan rendah. Misalnya, rata-rata banderol harga beras kualitas premium di level penggilingan senilai Rp9.516 per Kg, meningkat sebanyak 0,56�ripada bulan sebelumnya. Sementara beras kualitas medium harganya sekitar Rp9.166 per Kg, meningkat sebanyak 0,26%. Lalu, beras dengan kualitas rendah di tingkat penggilingan adalah rata-rata Rp9.012 per Kg, meningkat sebanyak 0,65%. Sebelumnya, Dirut Perum Bulog Budi Waseso mengungkap beberapa analisa mengenai sulitnya Indonesia menembus pasa ekspor beras. Menurut Buwas, salah satu dalil penjelasannya adalah biaya produksi yang mahal. Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, produksi mahal ini terjadi karena pengelolaan produksi beras Indonesia masih menggunakan cara konvensional. Selain itu, Buwas menambahkan, akibatnya, beras domestik kalah diminati jika dibandingkan dengan negeri-negeri jiran.
Tag :

Berita Terbaru

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sengketa tanah di kawasan Lontar, Surabaya kembali menjadi perhatian nasional setelah dibawa ke forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) K…

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

‎SURABAYAPAGI, Kota Madiun – KPK menyita dua handphone dan dokumen SPPD saat menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mad…

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun ditolak warga. Pem…

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang keberangkatan ibadah haji 1447 H tahun 2026, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, dilaporkan belum…

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nandam 74 warga Desa Bendosari Kec.Sanankulon Kab.Blitar nekat seberangi Rel KA yang tak berpalang pintu, yang berujung tertemper…

PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Kuartal I, Optimistis Capai 22 Ribu Kantong Darah di 2026

PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Kuartal I, Optimistis Capai 22 Ribu Kantong Darah di 2026

Senin, 06 Apr 2026 15:39 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto menunjukkan capaian positif di awal tahun 2026. Hingga kuartal pertama, PMI…