Aturan Pajak Baru, Dorong Asing Ekspansi Properti

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Seluruh kawasan Asia, investor sedang mempertimbangkan situasi pasca pemilihan umum dan unjuk rasa di beberapa negara. Beberapa wilayah mengalami pergolakan. India dan Indonesai yang baru selesai mengadakan pemilihan umum, hingga Hong Kong yang masih mengalami aksi protes besar-besaran. Namun, ada wilayah yang bertahan seperti Singapura. Mereka menerima tambahan investasi terutama dari sektor komersial dan rekreasi. Di China, kebijakan sektor infrastruktur sedang berkembang di pasar-pasar utama termasuk Shanghai. Peluang menarik muncul di pasar Vietnam dan Myanmar. Di Indonesia, Director of Capital Markets and Investment Services Colliers Indonesia, Steve Atherton menyebutkan meski hasil pemilihan presiden telah usai, sentimen investor tetap terjaga. "Sehingga kami mengharapkan kembalinya pasar properti Jabodetabek secara bertahap," ucap Steve Atherton, Minggu (28/7). Dia melanjutkan, peraturan baru tentang pajak hunian mewah seharusnya juga menjadi stimulus positif dan membantu merangsang pasar pada kuartal mendatang. Pemerintah memberikan relaksasi pajak untuk hunian mewah yang dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 86/PMK.010/2019 tentang Perubahan atas PMK Nomor 35/PMK.010/2017 tentang Jenis Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Selain Kendaraan Bermotor Yang Dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah. Lewat aturan tersebut, pemerintah membebaskan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) bagi hunian mewah yang nilainya di bawah Rp 30 miliar. Upaya ini dilakukan guna mendorong penjualan properti pada segmen tersebut.
Tag :

Berita Terbaru

Arus Balik Lebaran, Tarif Tol Surabaya–Jakarta Tembus hampir Rp 1Juta

Arus Balik Lebaran, Tarif Tol Surabaya–Jakarta Tembus hampir Rp 1Juta

Jumat, 27 Mar 2026 15:49 WIB

Jumat, 27 Mar 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selama arus balik mudik Lebaran 2026, dari Surabaya menuju Jakarta melalui jaringan Tol Trans Jawa membutuhkan persiapan yang tak…

Viral! Diduga Mudik Pakai Mobil Dinas ke Jombang, Pemkot Surabaya Tegaskan “Bukan Milik Kita”

Viral! Diduga Mudik Pakai Mobil Dinas ke Jombang, Pemkot Surabaya Tegaskan “Bukan Milik Kita”

Jumat, 27 Mar 2026 15:35 WIB

Jumat, 27 Mar 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini sempat viral beredarnya video di media sosial, yakni sebuah mobil berpelat merah bernomor L 1901 EP berhenti di…

Pendatang Wajib Lapor, Pemkot Surabaya Resmi Keluarkan SE Pengendalian Urbanisasi 2026 Pasca Lebaran

Pendatang Wajib Lapor, Pemkot Surabaya Resmi Keluarkan SE Pengendalian Urbanisasi 2026 Pasca Lebaran

Jumat, 27 Mar 2026 15:17 WIB

Jumat, 27 Mar 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti maraknya pendatang baru diluar KTP Surabaya, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerbitkan Surat Edaran (SE)…

Sidak Pasca Lebaran, Pemkot Malang Siapkan Dana Perbaikan untuk Plafon Jebol di MPP

Sidak Pasca Lebaran, Pemkot Malang Siapkan Dana Perbaikan untuk Plafon Jebol di MPP

Jumat, 27 Mar 2026 14:51 WIB

Jumat, 27 Mar 2026 14:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat sidak pertama usai libur lebaran beberapa waktu lalu, tampak menyoroti Mal Pelayanan Publik…

Fasilitasi Balik Lebaran Gratis, Pemkab Magetan Bantu Ringankan Beban Warga

Fasilitasi Balik Lebaran Gratis, Pemkab Magetan Bantu Ringankan Beban Warga

Jumat, 27 Mar 2026 14:44 WIB

Jumat, 27 Mar 2026 14:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Melalui program balik mudik Lebaran gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, Jawa timur, saat ini…

Selama Libur Lebaran, Volume Sampah di Kota Malang Alami Tren Penurunan

Selama Libur Lebaran, Volume Sampah di Kota Malang Alami Tren Penurunan

Jumat, 27 Mar 2026 12:26 WIB

Jumat, 27 Mar 2026 12:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Di momen libur panjang Lebaran 2026 kali ini, biasanya kota-kota besar mengalami lonjakan produksi limbah, namun berbeda dengan Kota…