Putus Rantai Penyebaran AIDS, Dinkes Lamongan Sasar Puskesmas dan RS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Lamongan - Upaya untuk meminimalisir terjadinya penyebaran virus HIV/AIDS terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan Lamongan, salah satunya dengan menyisir Puskesmas dan Rumah Sakit secara kontiyu. Penyisiran ini seperti disampaikan oleh Bambang Susilo, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan Rabu (31/7/2019), sangat penting agar penyakit yang masih belum ada obatnya ini tidak sampai menyebar. "Kita melakukan pencarian ke 33 Puskesmas dan Rumah Sakit, kalau menemukan itu kita langsung masukan ke Sistem Informasi HIV-AIDS (SIHA) sehinggga sebagai acuan untuk melakukan upaya memutus rantai penyebarannya,"kata Bambang menerangkan. Disebutkan olehnya di Lamongan sampai bulan Juni 2019 ini, ditemukan sebanyak 14 pasien yang positif penderita HIV (Human Immunodeficiency Virus), sembilan diantaranya laki-laki, dan 5 perempuan. Meski demikian kata Bambang menegaskan, jika dibanding tahun lalu, Tahun 2019 penderita HIV AID di Lamongan mengalami penurunan. "Jumlah penderita HIV/AIDS di Lamongan memang turun dibandingkan dengan tahun lalu," ungkapnya. Di sisi lain, Kasi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular Dinkes Kabupaten Lamongan kepada awak media, Maskun, menjelaskan pada Tahun 2018 penderita dinyatakan positif HIV sejumlah 1014. Dari jumlah itu terdapat laki laki, perempuan, balita, anak anak maupun ibu hamil (bumil). Dari jumlah total tersebut sekitar 264 penderita dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan, dari temuan 14 penderita di tahun ini dimungkinkan bisa bertambah dalam bulan berikutnya. Meski begitu, pihak Dinas Kesehatan masih tetap melakukan pencarian di semua puskesmas maupun rumah sakit. Tujuannya tak lain untuk memutus rantai penyebaran HIV di Kabupaten Lamongan. Maskun memaparkan secara umum, virus mematikan ini tidak bisa dideteksi dengan kasat mata. Sekilas, nampak gestur seseorang seperti baik baik saja. Akan tetapi jika virus ini sudah menyerang daya imun, maka secara drastis berat badan akan menurun drastis dan banyak penyakit lain yang turut menyertai. "Virus ini masuk kategori menular dengan kontak darah maupun hubungan seks," jelas Maskun yang juga memaparkan Dinkes Lamongan hingga juga terus melakukan setelah ditemukan pasien dan dinyatakan positif HIV AIDS maka langka selanjutanya adalah proses pengobatan.jir
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…