Perlu Komitmen dan Kerjasama Untuk Atasi DBD di Kediri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Masalah Penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue) menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kediri. Mengingat kejadian pada 2018 silam dengan banyaknya kasus DBD, Bakesbangpol mengadakan Seminar Kewaspadaan Dini Bidang Kesehatan. Acara yang digelar di Ruang Joyoboyo Kantor Pemkab Kediri ini mengundang seluruh kepala UPTD Puskesmas se-Kabupaten Kediri. Seminar pada Senin (19/8/2019) tersebut dibuka oleh Kepala Baskesbangpol Drs. Mujahid, MM. Dalam sambutannya, Drs. Mujahid mengatakan penyakit DBD membutuhkan penanganan serius. Terlebih sebentar lagi memasuki musim penghujan, yakni bulan September, perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti meningkat di musim ini. Pencegahan adalah solusi yang baik dan butuh tindakan cepat untuk mengatasinya. “Kejadian di tahun 2018 jangan sampai terulang lagi. Saya yakin pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan sudah sangat getol melaksanakan sosialisasi tentang pemberantasan sarang nyamuk DBD. Untuk menjaga dan mengantisipasinya, pemerintah terus terjun ke desa-desa dan membentuk Kader Jumantik, satu rumah satu kader. Dan kita ketahui, foging bukanlah solusi yang tepat untuk membasmi penyakit tersebut,” jelas Mujahid. Diperlukan komitmen dan kerja sama dalam menangani penyakit mematikan ini, jadi tidak hanya mengandalkan Dinas Kesehatan. Kepedulian dan perilaku hidup sehat mutlak diperlukan dan menjadi tugas semua pihak. "Salah satunya dengan melibatkan para pelajar di Kabupaten Kediri untuk menyukseskan gerakan 3M Plus. Jika satu anak bertanggung jawab di sekitar rumahnya, pasti kegiatan ini berjalan dengan maksimal. 3M Plus adalah solusi mencegah berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti. Gerakan ini harus betul-betul terlaksana dengan masif, agar KLB DBD tidak terjadi di Kabupaten Kediri,” kata Mujahid. Adv/Kominfo
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…