Veronica Koman Aktif di Media Sosial Sebarkan Berita Hoax

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Di media sosial ternyata Veronica Koman aktif menyebarkan berita hoaks dan memprovokasi massa. Dari Data yang dihimpun kepolisian, telah menemukan sebanyak lima postingan yang memprovokasi. Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, setiap ada kejadian terkait masalah Papua VK selalu berada di lokasi untuk memberitakan kejadian, namun dengan memprovokasi. "Kalau kita cek file di Jatim setiap ada kejadian di terkait masalah Papua yang bersangkutan selalu ada di tempat. Seperti bulan Desember, mereka membawa wartawan asing dua," kata Luki, Rabu (4/9/2019). Namun saat kejadian kerusuhan di Asrama Mahasiswa Papua kemarin, Veronica dengan gencarnya memposting mengajak provokasi di setiap postingan. Postingannya tersebut tak hanya disebarkan di Indonesia saja, melainkan hingga ke luar negeri. "Kejadian kemarin yang bersangkutan tidak ada di tempat, namun di twitter sangat aktif memberitakan, mengajak provokasi. Dia mengatakan ada seruan mobilisasi aksi monyet turun ke jalan untuk besok di Jayapura," ungkapnya. Selain postingan ajakan provokasi, Veronica juga menuliskan jika polisi menembak ke dalam asrama papua sebanyak 23 tembakan. Sebanyak 43 mahasiswa ditangkap tanpa alasan yang jelas hingga terluka. "Ada tulisan lagi momen polisi mulai menembakkan ke dalam asrama Papua total 23 tembakan termasuk gas air mata. Anak-anak tidak makan selama 24 jam haus dan terkurung, disuruh keluar ke lautan massa," ucapnya. "43 mahasiswa papua ditangkap tanpa alasan yang jelas 5 terluka satu kena tembakan gas air mata. Dan semua kalimat selalu memakai bahasa inggris," lanjutnya. Kini polisi tengah memburu Veronica yang diketahui tengah berada di luar negeri. Polisi akan bekerjasama dengan Interpol, BIN, Satgas untuk mencari keberadaan tersangka.nt
Tag :

Berita Terbaru

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan, menjalin kerja sama s…

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Surabaya – Perum BULOG kembali menorehkan capaian bersejarah dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Untuk pertama kalinya se…

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…